Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Seksi Padang-Sicincin Aman untuk Pemudik: Setelah ULFO, Raih Bintang 5

Willian. • Selasa, 25 Februari 2025 | 12:00 WIB

PROGRES POSITIF: Pekerja sedang berada Gerbang utama Tol Padang-Pekanbari Seksi Padang-Sicincin. Ruas ini meraih predikat Bintang 5 setelah menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO). (DOKUMEN HK)
PROGRES POSITIF: Pekerja sedang berada Gerbang utama Tol Padang-Pekanbari Seksi Padang-Sicincin. Ruas ini meraih predikat Bintang 5 setelah menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO). (DOKUMEN HK)

PADEK.JAWAPOS.COM-PT Hutama Karya (Persero) baru saja menyelesaikan rangkaian Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) yang sukses untuk tiga ruas Tol Trans Sumatera (JTTS), salah satunya adalah Tol Padang Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin.

Setelah melalui serangkaian uji kelayakan yang intensif, ketiga ruas tol ini – termasuk Tol Tanjung Pura-Pangkalan Brandan dan Tol Junction Palembang – berhasil meraih predikat Bintang 5, yang mencerminkan kualitas terbaik dari sisi keselamatan, efisiensi operasional, dan kelayakan teknis.

Keberhasilan ini menegaskan komitmen PT Hutama Karya dalam membangun infrastruktur transportasi yang lebih modern dan aman, seiring dengan peningkatan konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatera.

Menurut Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, capaian Bintang 5 ini menunjukkan bahwa ketiga ruas tol tersebut tidak hanya memenuhi standar nasional tetapi juga memenuhi standar internasional dalam aspek keselamatan dan efisiensi.

“Tol Padang-Sicincin, misalnya, berhasil menunjukkan tingkat keselamatan tinggi berkat pemeriksaan teknis yang mendalam pada 46 parameter dan 204 kode kondisi lapangan,” jelas Adjib.

Proses ULFO, yang berlangsung sejak 28 November 2024 hingga 24 Januari 2025, melibatkan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU), Kementerian Perhubungan, serta Korps Lalu Lintas Polri.

Uji ini bertujuan memastikan bahwa setiap ruas tol memenuhi standar keselamatan dan kualitas yang ditetapkan, baik untuk kendaraan pribadi, kendaraan niaga, hingga kebutuhan logistik.

Hasil dari uji ini menunjukkan bahwa ketiga ruas tol ini sudah siap untuk beroperasi dengan memenuhi semua persyaratan teknis dan administratif.

Kemudahan Akses dan Efisiensi Waktu

Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin mendapat perhatian khusu. Tol ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumatera Barat, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pemudik dan masyarakat secara umum.

Dengan perolehan predikat Bintang 5, Tol Padang-Sicincin telah terbukti memenuhi standar tinggi dalam hal keselamatan, efisiensi, dan kenyamanan pengendara.

Keberhasilan ini tercapai setelah dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap 46 parameter teknis dan 204 kode kondisi lapangan yang mencakup berbagai aspek, mulai dari struktur jalan hingga fasilitas pendukung lainnya.

Seksi Padang-Sicincin juga menawarkan solusi signifikan dalam hal efisiensi waktu perjalanan. Dengan panjang jalan yang mencapai lebih dari 40 kilometer, jalan tol ini akan mengurangi waktu tempuh dari Padang menuju Sicincin yang sebelumnya bisa memakan waktu lebih dari satu jam menjadi hanya sekitar 30 menit.

Keuntungan waktu yang sangat besar ini tentunya akan meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat, terutama bagi pemudik yang akan melintasi jalur ini menjelang Lebaran 2025.

Kecepatan dan kemudahan akses ini dipastikan akan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur-jalur lain, sekaligus mengurangi potensi kecelakaan yang sering terjadi di jalan raya.

Dampak Positif bagi Pemudik

Dengan dirampungkannya pembangunan ketiga ruas tol tersebut, terutama Tol Padang-Sicincin, dampak positif yang akan dirasakan oleh masyarakat tidak hanya terbatas pada kemudahan akses, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup dan efisiensi perjalanan.

Salah satu dampak terbesar yang akan dirasakan oleh masyarakat adalah pada saat arus mudik Lebaran 2025. Waktu tempuh yang lebih cepat, terutama bagi pemudik yang berasal dari Bukittinggi dan sekitarnya, akan membuat perjalanan menjadi lebih nyaman dan aman.

Hal ini juga akan berkontribusi dalam mengurangi kepadatan arus kendaraan di jalur-jalur utama yang sering kali menjadi titik kemacetan pada musim liburan.

Selain itu, kehadiran ruas-ruas tol ini juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Dengan konektivitas yang lebih baik antarwilayah, sektor perdagangan, pariwisata, dan industri akan semakin berkembang.

Kemudahan akses transportasi juga akan mempercepat arus distribusi barang, yang tentunya akan meningkatkan daya saing produk-produk lokal dan memperkuat perekonomian Sumatera secara keseluruhan.

Selain Tol Padang-Sicincin, dua ruas tol lainnya yang juga meraih Bintang 5 adalah Tol Tanjung Pura-Pangkalan Brandan dan Tol Junction Palembang.

Kedua ruas tol ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mendukung efisiensi logistik dan mempercepat distribusi barang di Pulau Sumatera.

Tol Tanjung Pura-Pangkalan Brandan, misalnya, akan memangkas waktu tempuh dari Binjai ke Pangkalan Brandan yang sebelumnya bisa mencapai 1,5 jam menjadi hanya sekitar 30 menit.

Hal ini tentunya akan mempermudah mobilitas masyarakat serta mempercepat arus barang, yang sangat penting bagi pengembangan ekonomi lokal di sekitar kawasan tersebut.

Sementara itu, Tol Junction Palembang yang menghubungkan Tol Kayuagung-Palembang-Betung dengan Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih akan memberikan kemudahan akses bagi pengendara yang ingin melintasi kawasan ini tanpa harus keluar di gerbang tol.

Ini akan mengurangi potensi kemacetan dan mempercepat waktu perjalanan antarwilayah. Tol Junction Palembang juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi barang dan mendukung sektor logistik, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Selatan

Progres Pembangunan yang Terus Meningkat

PT Hutama Karya juga mencatat perkembangan signifikan dalam hal progres pembangunan ruas-ruas tol lainnya yang masih dalam tahap konstruksi.

Tol Tanjung Pura-Pangkalan Brandan sudah mencapai tahap akhir dengan progres pembangunan 100% dan telah menerima Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) pada 31 Januari 2025.

Sementara itu, untuk Tol Padang-Sicincin, saat ini konstruksi jalan utama telah selesai dan kini sedang dalam tahap penyelesaian Tempat Istirahat Pelayanan (TIP).

Untuk Tol Junction Palembang, progresnya sudah mencapai 95,97%, dengan dua ramp minor yang masih dalam tahap penyelesaian.

Dengan perkembangan ini, seluruh ruas tol diperkirakan akan segera dioperasikan, memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, dan tentunya mendukung kelancaran arus mudik serta aktivitas ekonomi.

Hutama Karya terus menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan tol di Pulau Sumatera.

Hingga saat ini, perusahaan ini telah berhasil membangun lebih dari 1.235 km Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), mencakup berbagai ruas tol yang telah beroperasi maupun yang sedang dalam tahap konstruksi.

Ini menunjukkan bahwa upaya untuk membangun konektivitas darat yang lebih baik di wilayah Sumatera semakin mendekati kenyataan.

“Kami menargetkan seluruh ruas tol yang masih dalam tahap penyelesaian dapat segera dioperasikan, tidak hanya untuk mendukung kelancaran arus mudik, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing ekonomi Sumatera dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Secara keseluruhan, keberhasilan Hutama Karya dalam meraih Bintang 5 untuk ketiga ruas tol ini menandai langkah penting dalam mewujudkan jalan tol yang tidak hanya aman dan efisien, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi dan kehidupan masyarakat di Sumatera. (wni)

Editor : Novitri Selvia
#Adjib Al Hakim #JTTS #pt hutama karya #Seksi Padang-Sicincin #Tol Padang Pekanbaru