Direktur Utama RSUP M Djamil, Dovy Djanas, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Ia menegaskan bahwa rumah sakit memiliki tanggung jawab untuk melayani masyarakat sesuai dengan instruksi Menteri Kesehatan.
“Rumah sakit harus mengayomi warga yang membutuhkan pengobatan, terutama mereka yang terdaftar dalam program BPJS. Kami sangat mendukung program ini untuk meningkatkan kualitas kesehatan yang lebih baik,” ujar Dovy dalam acara penandatanganan MoU BPJS bersama Pemko Padang di Bagindo Aziz Chan, Senin (3/3/2025).
Senada dengan itu, Direktur RSU Bunda Padang, Helgawati, mengapresiasi program BPJS Gratis dalam rangka mendukung inisiatif “Padang Melayani”. Ia menekankan bahwa rumah sakit swasta di Kota Padang juga siap melayani pasien BPJS.
“Program ini sangat penting karena banyak warga menghadapi kendala dalam penggunaan BPJS. Rumah sakit swasta juga tetap melayani pasien BPJS, dan tentunya program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Padang,” ujar Helgawati.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa dengan adanya program ini, rumah sakit di Kota Padang tidak boleh menolak pasien yang memiliki KTP Padang dan membutuhkan perawatan medis. Langkah ini diambil untuk mengatasi keluhan warga terkait akses layanan kesehatan.
“Sudah ada kesepakatan bersama dengan direktur rumah sakit di Kota Padang. Insya Allah, mulai tanggal 5 Maret, masyarakat Kota Padang sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit,” kata Fadly.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, mengungkapkan bahwa Universal Health Coverage (UHC) di Kota Padang telah mencapai 99 persen, dengan tingkat keaktifan peserta BPJS sebesar 78 persen. Namun, masih ada sekitar 217 ribu warga yang belum aktif dalam program BPJS.
“Kami terus berupaya meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam program BPJS agar semua warga dapat terjamin kesehatannya,” jelas dr. Srikurnia.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, Fauzi Lukman Nurdiansya, turut mendukung program BPJS Kesehatan Gratis yang menjadi program unggulan Pemko Padang.
“Kita tetap mendorong agar keaktifan peserta meningkat. Saat ini, BPJS Kesehatan masih menunggu alur dan teknis pelaksanaan program di lapangan serta mempertimbangkan berbagai kondisi agar program dapat berjalan dengan optimal,” tutupnya.
Program BPJS Gratis ini diharapkan dapat memberikan akses layanan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat Kota Padang, serta memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan perawatan medis. (*)
Editor : Hendra Efison