General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang BIM, Dony Subardono, menjelaskan bahwa area drop-off bagi penumpang kini akan dipusatkan di lokasi khusus yang telah diberi tanda dan warna aspal merah, yakni di sisi P2–P5.
Sementara itu, area pick-up atau penjemputan telah disiapkan di sisi P7–P9 dengan fasilitas jalan dan marka yang telah disempurnakan.
"Kami berharap perubahan jalur kendaraan ini dapat mengurangi penumpukan penumpang, terutama saat puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 27 Maret 2025," ujar Dony.
Sebagai General Manager yang baru dua minggu menjabat di BIM, Dony melihat potensi Sumatera Barat sebagai destinasi wisata unggulan yang perlu didukung oleh layanan bandara yang optimal.
Ia berkomitmen menjadikan BIM sebagai bandara yang nyaman bagi penumpang dan pengguna jasa, dengan harapan BIM dapat meraih kembali penghargaan terkait standar layanan kebandarudaraan.
Pihak pengelola bandara mengimbau seluruh pengguna jasa untuk mematuhi aturan baru guna kelancaran arus kendaraan di area terminal BIM.(*)
Editor : Hendra Efison