Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

One Way Diberlakukan di Jalur Padang–Bukittinggi 4–6 April, Ini Rute dan Imbauan Dishub

Hendra Efison • Jumat, 4 April 2025 | 17:23 WIB

Sistem one way jalur Padang–Bukittinggi dan sebaliknya pada 4-6 April 2025 mulai pukul 12.00 WIB hingga 17.00 WIB, belum mampu mengurai kemacetan, Jumat (4/4/2025). (Foto: FB Abu Khalid Al-pasamany)
Sistem one way jalur Padang–Bukittinggi dan sebaliknya pada 4-6 April 2025 mulai pukul 12.00 WIB hingga 17.00 WIB, belum mampu mengurai kemacetan, Jumat (4/4/2025). (Foto: FB Abu Khalid Al-pasamany)
PADEK.JAWAPOS.COM– Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali memberlakukan sistem satu arah (one way) di jalur Padang–Bukittinggi dan sebaliknya pada 4, 5, dan 6 April 2025.

Kebijakan ini berlaku setiap hari mulai pukul 12.00 WIB hingga 17.00 WIB, sebagai upaya mengurai kemacetan selama libur panjang Idulfitri.

Kepala Dishub Padangpanjang, Arkes Refagus, dalam keterangannya Jumat (4/4/2025), mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan tersebut. Menurutnya, sistem one way merupakan bagian dari instruksi Gubernur Sumbar demi memperlancar arus kendaraan selama masa mudik.

“Kami harap seluruh pengguna jalan dapat bekerja sama dengan tertib, mengikuti petunjuk petugas dari Dishub, Polres Padangpanjang, dan Satpol PP. Ini demi kelancaran dan keamanan kita bersama,” ujar Arkes.

Dishub bersama aparat kepolisian dan Satpol PP dikerahkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Mereka disiagakan di sejumlah titik strategis, terutama di simpang-simpang dalam kota yang rawan padat kendaraan.

Rute One Way

Arus kendaraan dari Padang menuju Bukittinggi diarahkan melalui rute: Sicincin – Kayu Tanam – Padang Panjang – Koto Baru – Bukittinggi (Padang Luar).

Sementara untuk arah sebaliknya dari Bukittinggi ke Padang, pengendara wajib menempuh jalur: Padang Luar – Malalak – Sicincin.

Untuk mendukung kelancaran, Dishub juga telah memasang Rambu Pendukung Penunjuk Jalan (RPPJ) di berbagai simpang dalam kota. Tujuannya, agar masyarakat mudah menemukan jalur alternatif dan tidak terjebak kemacetan.

Arkes menyarankan masyarakat yang hendak berangkat dari Bukittinggi ke Padang untuk memilih jalur Malalak atau berangkat lebih awal, idealnya sebelum pukul 10.30 WIB. Langkah ini penting agar tak terjebak di antrean panjang saat sistem satu arah diberlakukan.

Selain itu, bagi warga yang ingin menuju Padangpanjang dari Bukittinggi, Dishub merekomendasikan rute alternatif: Keluar di Simpang Baru Palano Koto Baru – masuk ke Simpang Koto Tinggi – Padang Siket – Koto Laweh – keluar di Pasar Rabaa – dan masuk kembali melalui Simpang Peninjauan dekat Kantor Camat X Koto.

Pemerintah berharap masyarakat dapat mendukung kebijakan ini dengan tertib di jalan serta menghormati arahan petugas di lapangan.

“Semua ini demi kenyamanan bersama. Mari saling jaga dan saling bantu di masa libur panjang ini,” tutup Arkes. (*)

Editor : Hendra Efison
#Jalur Padang Bukittinggi #Ini Rute dan Imbauan Dishub #one way