Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Mensos Sengaja Gandeng Andre Rosiade Wujudkan Program Sosial Presiden Prabowo di Sumbar

Hendra Efison • Rabu, 30 April 2025 | 10:40 WIB

Syaifullah Yusuf dan Andre Rosiade foto bersama usai Dialog Pilar-Pilar Sosial di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (29/4/2024).
Syaifullah Yusuf dan Andre Rosiade foto bersama usai Dialog Pilar-Pilar Sosial di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (29/4/2024).
PADEK.JAWAPOS.COM—Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, mengundang khusus Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, untuk mendampinginya dalam Dialog Pilar-Pilar Sosial di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (29/4/2024).

Kehadiran Andre dianggap penting karena dinilai aktif mendukung percepatan realisasi program-program Kementerian Sosial (Kemensos) di Sumatra Barat.

“Saya sengaja undang Pak Andre karena beliau sangat membantu percepatan program sosial di Sumbar. Ini untuk mewujudkan visi Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Syaifullah Yusuf, yang juga Sekretaris Jenderal PBNU.

Acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni, para Kepala Dinas Sosial dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, serta para pegiat sosial.

Mensos, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa kedatangannya ke Sumbar adalah untuk menyelaraskan program Kemensos dengan arahan Presiden Prabowo.

Salah satunya adalah melalui pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), serta Inpres Nomor 8 Tahun 2025 terkait penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Tak ada lagi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang ada sekarang adalah DTSEN. Ini perintah Presiden agar semua kementerian dan lembaga berbasis data akurat dari BPS,” tegas Gus Ipul.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyampaikan komitmennya untuk mendukung program-program sosial di Sumbar, termasuk pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

“Kita akan groundbreaking Fly Over Sitinjau Lauik, tahap pertama digelontorkan Rp2,8 triliun. Ini bentuk perhatian nyata Presiden,” ujar Andre.

Ia juga menekankan bahwa sebagai legislator, dirinya terbuka untuk membantu semua kepala daerah di Sumbar, tanpa memandang afiliasi partai.

“Yang penting demi rakyat Sumbar. Kami bantu siapa pun bupati atau wali kota, karena program ini milik rakyat,” tambah Ketua DPD Gerindra Sumbar itu.

Selain itu, Andre mengungkapkan bahwa program bantuan sosial dari Kemensos yang ditujukan untuk Sumbar mencapai total Rp2,5 triliun, dan dirinya secara aktif bekerja sama dengan para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) untuk menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.

“Kita selalu melibatkan PSM agar data warga miskin ekstrem yang layak dibantu lebih akurat dan bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, berharap ke depan program-program unggulan dari Presiden Prabowo, seperti Sekolah Rakyat, bisa dikembangkan secara merata di seluruh kabupaten/kota di Sumbar.

“Alhamdulillah Sumbar termasuk satu dari enam provinsi yang menerima tahap pertama program Sekolah Rakyat. Kami mendorong agar program ini diperluas dan kuota bantuan sosial juga ditingkatkan, termasuk BPJS gratis,” ujar Vasko.

Seluruh elemen di Sumbar berharap sinergi pusat dan daerah dalam bidang sosial dapat terus diperkuat demi mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumatra Barat.(*)

Editor : Hendra Efison