Agenda strategis tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PPP, Muhamad Arwani Thomafi, saat menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPRD PPP se-Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (11/5/2025), di Hotel Pangeran Beach Padang.
"Melalui kesempatan ini, kami mulai menyosialisasikan rencana Muktamar yang akan berfokus pada pemilihan Ketua Umum. Pelaksanaannya dijadwalkan antara Agustus atau September 2025. Tanggal pastinya akan kami umumkan kemudian," ujar Arwani di hadapan peserta bimtek.
Ia menambahkan bahwa sebelum pelaksanaan muktamar, DPP PPP aktif menampung aspirasi dari berbagai daerah untuk menyusun agenda perubahan yang akan dibawa ke forum tersebut.
"Banyak aspirasi dari kader, termasuk dari DPW, para kyai, dan senior partai yang menginginkan perubahan dari sisi kepemimpinan, struktur organisasi, hingga strategi pemenangan. Ini menjadi bagian dari transformasi agar PPP semakin siap menghadapi Pemilu 2029," jelasnya.
Meski sejumlah nama telah ramai diperbincangkan dalam bursa calon Ketua Umum PPP — seperti Sandiaga Salahuddin Uno, Taj Yasin, Saifullah Yusuf, hingga Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman — Arwani enggan membeberkan siapa saja yang sudah masuk radar resmi partai.
"Yang jelas, PPP ke depan harus membuka ruang lebih luas bagi tokoh-tokoh potensial dari berbagai latar belakang untuk bersama-sama membesarkan partai," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Sumatera Barat, Hariadi, mengungkapkan bahwa kehadiran Sekjen PPP ke Padang tidak hanya dalam rangka sosialisasi muktamar, tetapi juga untuk menghadiri kegiatan Bimtek dan rapat pimpinan wilayah.
"Kegiatan bimtek ini diikuti oleh 53 anggota DPRD dari PPP se-Sumatera Barat, yang berlangsung selama tiga hari. Selain itu, Pak Sekjen juga menghadiri rapat bersama Ketua dan Sekretaris DPW PPP se-Sumbar," terang Hariadi.
Rangkaian kegiatan ini menjadi langkah awal bagi PPP dalam menata langkah menuju pembaruan dan kesiapan menghadapi Pemilu 2029 melalui jalur yang lebih inklusif dan strategis.(*)
Editor : Hendra Efison