Program ini merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan kecukupan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui.
Informasi tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan program MBG bersama perwakilan BGN, Mitra MBG, unsur perguruan tinggi, dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota, Jumat (16/5/2025).
“Program MBG ini merupakan program strategis yang diharapkan dapat membantu para orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka. Kami juga menekankan pentingnya akurasi dalam penyaluran manfaat serta pengawasan ketat terhadap keamanan makanan yang disajikan,” ujar Maigus.
Maigus menegaskan, keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi lintas sektor.
Ia menyebut program MBG memiliki dampak luas (multiplier effect), mulai dari peningkatan kesehatan masyarakat, kualitas pendidikan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Dengan dukungan SDM, sarana prasarana, serta kolaborasi antar stakeholder, Insya Allah Kota Padang dapat melaksanakan program MBG ini secara optimal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Untuk tahap awal, Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang tersebar di seluruh kecamatan.
Setiap SPPG ditargetkan mampu menyediakan hingga 3.500 porsi makanan bergizi per hari.
“Setiap SPPG ditargetkan dapat menyediakan hingga 3.500 porsi makanan per hari. Kami berharap seluruhnya siap beroperasi dalam waktu dekat, serta disusul munculnya SPPG selanjutnya,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi.
Kepala Regional Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) BGN Sumatera Barat, Rahmad Ikhsan, menyatakan bahwa BGN siap mendukung penuh program tersebut di Kota Padang.
“Melalui kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, kami berharap program MBG dapat berjalan dengan baik. Sehingga berkontribusi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045 dengan terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto