Dalam pembaruan yang disampaikan pada pukul 10.15 WIB, Prakirawan BMKG Sumatera Barat menyebutkan bahwa potensi hujan sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi dan dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Cuaca ekstrem ini diperkirakan mulai terjadi pada pukul 10.40 WIB di sejumlah wilayah, antara lain:
-
Kabupaten Sijunjung: Tanjung Gadang, Kamang Baru
-
Kabupaten Dharmasraya: Koto Baru, Pulau Punjung, Sitiung, Sembilan Koto
-
Kabupaten Solok Selatan: Sangir Batang Hari
-
Kabupaten Pasaman Barat: Sungaiberemas.
BMKG juga menginformasikan bahwa kondisi cuaca ini dapat meluas ke beberapa wilayah lain di Sumatera Barat, yaitu:
-
Kabupaten Pesisir Selatan: Ranah Pesisir, Lengayang, Batang Kapas, IV Jurai, Bayang, Koto XI Tarusan, Sutera, Linggo Sari Baganti, IV Nagari Bayang Utara
-
Kabupaten Solok: Tigo Lurah
-
Kabupaten Sijunjung: Sijunjung, Lubuak Tarok, Sumpur Kudus
-
Kabupaten Padang Pariaman: Lubuk Alung, Batang Anai, Nan Sabaris, VII Koto Sungai Sarik, V Koto Kampung Dalam, Sungai Garingging, Sungai Limau, IV Koto Aur Malintang, Ulakan Tapakih, Sintuak Toboh Gadang, Padang Sago, Batang Gasan, V Koto Timur, Enam Lingkung
-
Kabupaten Agam: Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Tanjung Raya, Ampek Nagari
-
Kabupaten Dharmasraya: Timpeh, Tiumang, Padang Laweh, Koto Besar
-
Kabupaten Pasaman Barat: Lembah Melintang, Pasaman, Kinali, Gunungtuleh, Ranah Batahan, Koto Balingka, Sungaiaur, Luhak Nan Duo, Sasak Ranah Pesisir
-
Kota Padang: Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Pauh, Kuranji, Nanggalo, Koto Tangah
-
Kota Pariaman: Pariaman Tengah, Pariaman Utara, Pariaman Selatan, Pariaman Timur.
BMKG memprediksi bahwa kondisi cuaca ini masih akan berlangsung hingga pukul 12.40 WIB.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dampak seperti genangan, pohon tumbang, serta terganggunya aktivitas luar ruang akibat cuaca ekstrem tersebut.
Informasi ini merupakan pembaruan resmi dari prakirawan BMKG Sumatera Barat dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi cuaca.(*)
Editor : Heri Sugiarto