Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gubernur Imbau Warga tak Terprovokasi Terkait Insiden Rumah Doa

Willian. • Rabu, 30 Juli 2025 | 12:30 WIB

JAGA KONDISIVITAS: Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat memberikan keterangan terkait insiden rumah doa di Padang, Selasa (29/7).(BIRO ADPIM UNTUK PADEK)
JAGA KONDISIVITAS: Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat memberikan keterangan terkait insiden rumah doa di Padang, Selasa (29/7).(BIRO ADPIM UNTUK PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas terkait insiden yang terjadi di sebuah rumah doa di Kelurahan Padang Sarai, Kota Padang, beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan bahwa permasalahan tersebut telah ditangani oleh pihak-pihak yang berwenang.

“Kita minta semua pihak menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak bertanggung jawab. Itu penting untuk menjaga kondusivitas di tengah masyarakat,” ujar Gubernur Mahyeldi di Padang, Selasa (29/7).

Mahyeldi menyampaikan bahwa semua unsur telah menjalankan fungsinya dengan baik dalam menangani insiden tersebut, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, dan kota, hingga provinsi. Ia juga menyebutkan keterlibatan pihak-pihak terkait seperti Kepolisian dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“Semua pihak telah bergerak sesuai fungsinya masing-masing. Alhamdulillah, permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan dengan cepat,” ungkapnya.

Menanggapi adanya dugaan pelanggaran hukum, Gubernur Mahyeldi mengajak masyarakat untuk menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. (wni)

Editor : Novitri Selvia
#Insiden Rumah Doa #kisruh Padangsarai #mahyeldi ansharullah