Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Waspada Gelombang 2,5 Hingga 4 Meter di Perairan Sumatera Barat, Cek Prakiraan BMKG Maritim Teluk Bayur

Randi Zulfahli • Sabtu, 8 November 2025 | 11:59 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur keluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Sumatera Barat untuk periode 8–11 November 2025. (Foto: Freepik.com)
BMKG Maritim Teluk Bayur keluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Sumatera Barat untuk periode 8–11 November 2025. (Foto: Freepik.com)
PADEK.JAWAPOS.COM—BMKG Maritim Teluk Bayur keluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca ekstrem di perairan Sumatera Barat untuk periode 8 November 2025 hingga 11 November 2025.

Para pelaut, nelayan, dan masyarakat umum diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi gelombang tinggi mencapai 4 meter.

Data yang dirilis BMKG Maritim Teluk Bayur pada Jumat (7/11/2025), yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB, menyoroti beberapa zona perairan yang memerlukan perhatian khusus.

Waspada Gelombang dan Angin Kencang (8-9 November)

Pada periode awal, yakni mulai 8 November pukul 07.00 WIB hingga 9 November pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca maritim didominasi oleh berawan tebal hingga hujan petir.

Potensi hujan petir diperkirakan meluas di hampir seluruh wilayah perairan, termasuk Agam - Pasaman Barat, Padang - Padangpariaman, Pesisir Selatan, hingga seluruh bagian Timur dan Barat kepulauan Mentawai (Siberut, Sipora, Pagai).

Angin dilaporkan bergerak dari Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 19 Knots.

Khususnya di perairan Padang - Padangpariaman, Pesisir Selatan, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai, terdapat potensi angin kencang mencapai 15 Knots atau lebih.

Peringatan utama diberikan pada kondisi gelombang, yang secara umum berkategori sedang hingga tinggi. Perairan Agam - Pasaman Barat, Padang - Padangpariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, dan Timur Sipora berpotensi menghadapi gelombang mencapai 2,5 meter.

Sementara itu, potensi gelombang tertinggi, yakni 4 meter, diperkirakan terjadi di wilayah Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.

Puncak Ketinggian Gelombang 4 Meter Berlanjut (9-10 November)

Kewaspadaan tetap berlaku pada hari berikutnya, 9 November pukul 07.00 WIB hingga 10 November pukul 06.00 WIB.

Baca Juga: Jamsek, Urat Nadi dari Gunung Nago yang Tak Pernah Henti Mengalir

Cuaca diprediksi berupa hujan ringan hingga hujan petir, dengan potensi hujan petir merata di semua wilayah perairan Sumatera Barat, serupa dengan hari sebelumnya.

Kecepatan angin sedikit menurun, bergerak dari Barat Laut dengan kisaran 8 hingga 15 Knots.

Namun, potensi angin kencang mencapai 15 Knots atau lebih masih diwaspadai di perairan Barat Pagai.

Kondisi gelombang juga masih dalam kategori sedang hingga tinggi. Gelombang setinggi 2,5 meter berpotensi muncul di Agam - Pasaman Barat, Padang - Padangpariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Sipora, dan Barat Sipora.

Gelombang ekstrem setinggi 4 meter diprediksi kembali menghantam perairan Timur Pagai, Barat Siberut, dan Barat Pagai.

Waspada Hingga Akhir Periode Prakiraan (10-11 November)

Memasuki hari terakhir prakiraan, 10 November pukul 07.00 WIB hingga 11 November pukul 06.00 WIB, cuaca maritim kembali ke kondisi berawan tebal hingga hujan petir.

Angin bertiup dari Barat Laut dengan kecepatan 10 hingga 16 Knots. Potensi angin kencang mencapai 15 Knots atau lebih diwaspadai di perairan Agam - Pasaman Barat dan Pesisir Selatan.

Kondisi gelombang pada periode ini diperkirakan mereda menjadi sedang, namun potensi gelombang mencapai 2,5 meter tetap perlu diwaspadai.

Wilayah yang berpotensi terdampak melingkupi Agam - Pasaman Barat, Padang - Padangpariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, hingga Barat Pagai.

Prediksi Pasang Surut Air Laut

Selain itu, BMKG Maritim Teluk Bayur juga memprediksi pasang surut air laut pada 8 November 2025. Pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada pukul 07.00 - 09.00 WIB dan 18.00 - 22.00 WIB. Sementara surut terendah diprediksi pada pukul 01.00 - 03.00 WIB dan 12.00 - 15.00 WIB.

Para operator kapal dan nelayan disarankan untuk selalu memantau informasi terkini dari BMKG sebelum melaut dan mengutamakan keselamatan pelayaran. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi BMKG. (cc1)

Editor : Hendra Efison
#Cuaca Ekstrem Sumbar #gelombang tinggi #BMKG Maritim Teluk Bayur #peringatan dini