Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Liga Mahasiswa NasDem Sumbar Bahas Peran Mahasiswa dan Partai Politik dalam Pembangunan Daerah

Heri Sugiarto • Senin, 10 November 2025 | 19:59 WIB

Sekretaris DPW NasDem Sumbar, Nanda Satria, saat menyampaikan pandangan tentang pentingnya pendidikan politik bagi mahasiswa dalam forum “Sudut Pandang” di Padang.(Foto: Panitia)
Sekretaris DPW NasDem Sumbar, Nanda Satria, saat menyampaikan pandangan tentang pentingnya pendidikan politik bagi mahasiswa dalam forum “Sudut Pandang” di Padang.(Foto: Panitia)
PADEK.JAWAPOS.COM-Liga Mahasiswa NasDem Sumatera Barat menggelar diskusi publik bertajuk “Memperkuat Jaringan Mahasiswa dan Partai Politik dalam Mengawal Pembangunan Sumatera Barat” di Pelataran Tower DPW NasDem Sumbar, Padang, Sabtu malam (9/11).

Kegiatan bertema “Sudut Pandang” ini menjadi forum pertukaran gagasan antara mahasiswa, akademisi, jurnalis, dan pengurus partai politik mengenai arah pembangunan dan partisipasi generasi muda di daerah.

Ketua Liga Mahasiswa NasDem Sumbar, Budi Ramadhon, menyampaikan bahwa sejak berdiri 14 tahun lalu, organisasi tersebut hadir untuk mendorong mahasiswa berani bersikap jujur dan terbuka terhadap perannya dalam politik.

“Liga Mahasiswa NasDem dibentuk untuk membongkar kemunafikan. Artinya, kita harus berterus terang menjadi sayap partai dan tulang punggung perjuangan Partai NasDem,” ujarnya.

Presiden Mahasiswa Universitas Andalas, Dodi Irwansyah, menegaskan pentingnya menjaga batas antara peran mahasiswa dan partai politik. Ia menilai kolaborasi dapat dilakukan tanpa mengaburkan fungsi masing-masing.

“Mahasiswa mengawal dan mengingatkan lewat demonstrasi dan kritik agar kebijakan tetap berpihak pada rakyat,” katanya.

Jurnalis senior, Two Efly dalam sesi diskusi menyoroti kondisi ekonomi Sumatera Barat yang dinilainya sedang terpuruk.

“Pertumbuhan ekonomi Sumbar berada di peringkat 34 dari 38 provinsi, dengan inflasi termasuk empat tertinggi di Indonesia. Ini kondisi ekonomi terburuk sepanjang sejarah Sumbar,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa sektor pendidikan di Kota Padang memiliki dampak besar terhadap perekonomian lokal. "Membenahi pendidikan berarti membenahi ekonomi kota,” ujarnya.

Sekretaris DPW NasDem Sumbar, Nanda Satria, menyatakan partai politik memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan politik kepada mahasiswa.

“Saya senang melihat isu-isu yang diangkat mahasiswa. Kritik dan dorongan mereka penting agar agenda restorasi Sumbar berjalan lebih baik. Mahasiswa jangan sungkan mengkritik kami,” tegasnya.

Sementara akademisi Nofel Nofiardi menilai mahasiswa dan partai politik memiliki peran berbeda namun saling melengkapi. Mahasiswa berfungsi sebagai pengontrol kebijakan publik, sedangkan partai politik menjadi saluran formal dalam pengambilan keputusan.

Ketua DPW NasDem Sumbar sekaligus Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan pentingnya forum seperti Sudut Pandang untuk memperkuat hubungan antara mahasiswa dan partai politik.

“Kritik dan masukan sangat kami butuhkan. Kami ingin mahasiswa melihat politik sebagai ruang aktualisasi dan perubahan, karena kanal kebijakan itu ada di partai politik,” ujar Fadly.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Liga Mahasiswa NasDem untuk memperluas dialog politik yang inklusif antara generasi muda dan partai dalam mendukung pembangunan Sumatera Barat.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Liga Mahasiswa NasDem Sumbar #Pembangunan Sumbar #sudut pandang #kolaborasi mahasiswa #partai politik