Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, serta memastikan rantai pasok pangan tetap terjaga.
Gubernur Mahyeldi mengatakan harga komoditas di pasar masih stabil berdasarkan dialog dengan para pedagang.
Ia menegaskan pentingnya menjaga ketenangan masyarakat melalui pengendalian harga dan ketersediaan pasokan.
“Alhamdulillah, sejauh ini harga stabil dan pasokan aman. Ini berkat kerja bersama seluruh pihak,” ujarnya.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa pemantauan harga di pasar tradisional merupakan agenda rutin Kementerian Perdagangan.
Berdasarkan hasil tinjauan, harga cabai, bawang, telur, dan sejumlah komoditas lainnya di Pasar Raya Padang dinilai masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Aktivitas pasar juga sangat hidup. Ini menandakan ekosistem perdagangan di sini berjalan baik,” kata Mendag.
Budi memastikan stok bahan pokok menjelang Nataru aman secara nasional. Bulog dan BUMN Pangan terus memperkuat distribusi beras, minyak goreng, dan komoditas strategis lainnya agar harga tetap terjangkau.
Ia menambahkan bahwa kunjungannya ke Sumbar tidak sekadar agenda formal, tetapi juga untuk mendengar langsung kondisi pasar dan aspirasi pelaku usaha.
Selain memantau stabilitas harga, Mendag menyoroti pentingnya pengembangan pasar komoditas unggulan daerah, salah satunya gambir.
“Kami ingin memastikan harga tetap stabil dan pedagang mendapat perhatian. Selain itu, kita juga ingin menunjukkan dukungan terhadap perluasan pasar komoditas unggulan daerah, yang dalam hal ini adalah gambir,” ujarnya.
Mendag mengapresiasi kolaborasi pemerintah daerah dan pelaku usaha yang ditunjukkan dengan rencana ekspor gambir oleh PT Salimbado Jaya Indonesia. Sebanyak 27 ton gambir asal Sumbar dijadwalkan diekspor ke India.
“Gambir bukan hanya komoditas, tapi identitas Sumbar. Perlu kita bantu percepatannya agar semakin banyak negara tujuan yang dapat menerima produk ini,” kata Budi.
Usai meninjau Pasar Raya Padang, Mendag dan Gubernur melanjutkan agenda pelepasan ekspor gambir Sumbar ke India di Halaman Istana Gubernuran.(*)
Editor : Hendra Efison