Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, tepatnya di kawasan Tanjakan Singgalang Kariang.
Material longsor berupa timbunan tanah dan pepohonan yang tumbang memenuhi seluruh badan jalan.
Kondisi tersebut menyebabkan akses transportasi dari kedua arah baik menuju Padang maupun Bukittinggi tidak dapat dilalui oleh semua jenis kendaraan.
Akibatnya, arus lalu lintas di salah satu jalur terpenting di Sumatera Barat (Sumbar) ini terhenti total.
Kasat Lantas Polres Padangpanjang, AKP Pifzen Finot, membenarkan situasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa hingga berita ini diturunkan, penutupan jalur untuk kedua arah masih diberlakukan secara total.
“Sampai saat ini, jalur untuk kedua arah masih kami tutup. Ini dikarenakan material longsor dan pohon tumbang menutupi badan jalan secara penuh,” ujar AKP Pifzen Finot.
Menyikapi keadaan darurat ini, upaya normalisasi jalur segera dilakukan. Petugas gabungan dari berbagai sektor terkait, termasuk Dinas PUPR, Satlantas Polres Padangpanjang, dan lintas sektor lainnya, telah di lokasi melakukan pembersihan material dan evakuasi untuk memulihkan akses.
“Kami dari Dinas PUPR dan lintas sektor lainnya saat ini berupaya maksimal untuk melakukan pembersihan material agar jalur bisa segera dibuka kembali,” tambahnya.
Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk mematuhi seluruh arahan yang diberikan oleh petugas di lapangan. Pihak kepolisian menekankan pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian ekstra bagi para pengendara yang berada di sekitar lokasi atau yang berencana melintasi jalur tersebut. (cc1)
Editor : Hendra Efison