Upaya penyelamatan dilakukan sejak pagi hingga malam oleh petugas lintas unsur. Warga dievakuasi dari area terisolasi akibat putusnya jalur darat dan derasnya aliran air di sekitar lokasi.
Untuk mempercepat proses evakuasi, tim membangun jembatan darurat dari papan dan bambu yang diperoleh di sekitar lokasi. Jalur sementara ini digunakan sebagai akses utama pemindahan korban dari titik terisolasi.
Evakuasi dilakukan secara estafet. Sejumlah warga dipindahkan dengan cara digendong dan menggunakan tandu.
Korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans menuju rumah sakit terdekat dan posko pengungsian di Kantor Lurah Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat.
Sejumlah korban dalam kondisi lemah dan lesu setelah hampir seharian terjebak hujan badai, suhu dingin, dan keterbatasan logistik. Sebagian besar merupakan warga dari luar daerah yang terhenti perjalanannya akibat longsor di kawasan Singgalang Kariang.
Wakil Wali Kota Padangpanjang, Allex Saputra, turun langsung mendampingi proses evakuasi bersama unsur Forkopimda dan tim gabungan. Ia menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan instruksi Wali Kota Padangpanjang, Hendri Arnis.
“Warga yang berhasil diselamatkan langsung kita bawa untuk diperiksa kesehatannya. Tidak boleh ada yang luput dari penanganan,” ujar Allex kepada Tim Kominfo Padangpanjang.
Tim gabungan melanjutkan upaya pencarian dan evakuasi terhadap warga yang masih berada di area sulit hingga seluruh korban berhasil dievakuasi dengan aman.(*)
Editor : Heri Sugiarto