Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

16 Ruas Jalan Provinsi di Sumbar Terdampak Bencana, 54 Titik Alami Kerusakan

Hendra Efison • Minggu, 30 November 2025 | 16:53 WIB

BMCKTR Sumbar mencatat 16 ruas jalan dan 54 titik rusak akibat bencana, dengan fokus membuka akses evakuasi dan distribusi bantuan, Minggu (30/11/2025).
BMCKTR Sumbar mencatat 16 ruas jalan dan 54 titik rusak akibat bencana, dengan fokus membuka akses evakuasi dan distribusi bantuan, Minggu (30/11/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM—Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat mencatat 16 ruas jalan provinsi terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah sejak 21 November 2025.

Data sementara menunjukkan 54 titik mengalami kerusakan dengan tingkat dampak yang berbeda.

Kepala Dinas BMCKTR Sumbar, Armizoprades, mengatakan kerusakan mencakup badan jalan amblas, bahu jalan terban, longsor, jembatan rusak berat, serta ruas jalan yang tertutup pohon tumbang.

“Sebagian titik, seperti pohon tumbang dan sisa longsoran, sedang kita bersihkan bersama pihak terkait, khususnya yang berhubungan dengan jalur evakuasi dan distribusi bantuan,” ujar Armizoprades, Minggu (30/11/2025).

Berdasarkan pendataan di lapangan, 54 titik kerusakan terdiri dari:

Kepala Bidang Bina Marga BMCKTR Sumbar, Adratus Setiawan, menyampaikan bahwa pendataan masih berlangsung. Namun, data awal menunjukkan 16 ruas jalan provinsi terdampak, yaitu:

  1. Mangopoh – Padang Luar
  2. Panti – Simpang Empat
  3. Batas Payakumbuh – Suliki – Koto Tinggi
  4. Pangkalan Koto Baru – Sialang – Gelugur
  5. Palupuah – Pua Gadih – Koto Tinggi
  6. Simp. Koto Mambang – Balingka
  7. Matur – Palambayan
  8. Palambayan – Palupuh
  9. Simp. Gantiang Payo – Batas Tanah Datar – Sumani
  10. Pintu Angin – Labuah Saiyo
  11. Sijunjuang – Tanah Badantuang
  12. Guguak Cino – Sitangkai
  13. Teluk Bayur – Nipah – Purus
  14. Teluk Kabung – Mandeh – Tarusan
  15. Lubuak Sikapiang (Simp. Daliak) – Talu (Simp. Gantiang)
  16. Lubuak Basung – Sungai Limau

Adratus menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah membuka akses jalan prioritas untuk evakuasi dan distribusi bantuan. Ia menyebutkan seluruh pihak mulai dari pemerintah pusat, daerah, TNI/Polri, relawan, hingga masyarakat turut membantu penanganan di lapangan.(*)

Editor : Hendra Efison
#BMCKTR Sumbar #16 ruas jalan rusak #kerusakan jalan Sumbar #bencana sumbar #Bencana hidrometeorologi