Alat berat yang diterjunkan meliputi 1 unit excavator PC200, 1 unit backhoe loader, dan 1 unit skid loader.
Koordinator Posko PT Semen Padang Peduli–ESDM Siaga Bencana, Ferdy Dinardo, menjelaskan, dua loader difokuskan untuk pembersihan jalan Pasar Baru dan pemuatan material ke truk, sedangkan excavator digunakan untuk normalisasi aliran sungai serta pembuatan tanggul di Gunung Nago.
“Excavator selanjutnya akan diarahkan ke Batu Busuk untuk pekerjaan serupa,” kata Ferdy.
Posko di Pauh diperkuat 30 personel dari TRC Semen Padang, Semen Padang Hospital, Mine Rescue Tambang Semen Padang, Damkar Semen Padang, PT Bukit Asam, dan Kepsindo, didukung tiga alat berat, dua water truck, serta peralatan medis.
Tim juga melakukan pengecekan kesehatan, pengobatan ringan, pembersihan SMA N 9, Masjid Istiqlal Kampung Dalam, dan rumah warga sekitar.
Selain di Pauh, PT Semen Padang mendirikan posko di Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Tim di lokasi ini fokus pada pencarian korban, pembersihan fasilitas umum, dan distribusi bantuan logistik seperti sembako, selimut, pakaian layak pakai, serta perlengkapan mandi.
Layanan kesehatan disediakan oleh lima tenaga medis dari Semen Padang Hospital, dengan total personel posko 35 orang.
Pengiriman bantuan ke Agam merupakan lanjutan dari aksi kemanusiaan di Kota Padang.
Pelepasan bantuan dilakukan secara resmi oleh Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, di Plaza Kantor Pusat, didampingi pejabat Dinas ESDM Sumbar, Kepala Departemen Tambang & Pengelolaan Bahan Baku, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan, Kepala Unit Operasi Tambang, serta staf pimpinan lainnya.
Iskandar menegaskan bahwa langkah cepat ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral perusahaan terhadap masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, khususnya di Agam dan Padang.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian bersama dan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan yang tumbuh dan besar di Sumbar,” ujarnya.(*)
Editor : Hendra Efison