Pembukaan ditandai dengan pembukaan Alquran berukuran besar oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian MTQ 2025.
MTQ ke-41 digelar pada 13–18 Desember 2025 dengan pusat kegiatan di Lapangan Kantin Kota Bukittinggi. Sejumlah masjid di Kota Bukittinggi juga digunakan sebagai lokasi perlombaan.
Sebanyak 13 cabang lomba dengan 35 golongan dipertandingkan selama MTQ berlangsung. Panitia menyiapkan 16 venue untuk mendukung pelaksanaan seluruh cabang lomba.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan MTQ tahun ini memiliki makna khusus di tengah berbagai ujian dan bencana yang dihadapi daerah.
“Walaupun kita berada di tengah berbagai bencana dan cobaan, mari jadikan MTQ ini momentum meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT,” ujar Mahyeldi dalam sambutannya.
Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, yang juga Ketua LPPTQ Kota Pariaman, turut menghadiri pembukaan MTQ tersebut. Ia menyebutkan jumlah kafilah Kota Pariaman yang mengikuti MTQ ke-41 sebanyak 64 orang.
“MTQ ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momen penanaman nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan,” kata Mulyadi usai pembukaan.
Ia menambahkan Pemerintah Kota Pariaman bersama Kementerian Agama Kota Pariaman memberikan dukungan penuh kepada kafilah agar dapat mengikuti MTQ secara optimal.
Sebelumnya, kafilah MTQ Kota Pariaman mengikuti Pawai Ta’aruf yang digelar pada Sabtu siang sebagai rangkaian awal MTQ ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Pembukaan MTQ secara nasional berlangsung Sabtu (13/12/2025) pukul 20.00 WIB oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar di Lapangan Kantin Kota Bukittinggi.(*)
Editor : Hendra Efison