Pelepasan tim dipimpin langsung General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, sebagai bagian dari dukungan lintas wilayah untuk memulihkan sistem kelistrikan di Aceh.
Sebanyak 41 personel teknis diberangkatkan untuk memperkuat upaya percepatan pemulihan jaringan listrik.
Tim dilengkapi tiga unit truk crane dan satu kendaraan rantis listrik 4x4 guna menunjang pekerjaan di lapangan, termasuk di daerah dengan medan sulit.
Ajrun Karim mengatakan pengiriman tim ini merupakan kelanjutan dari dukungan sebelumnya.
Pada 8 Desember 2025, PLN UID Sumbar telah lebih dulu mengirimkan pegawai untuk membantu proses recovery kelistrikan di Aceh.
“Seluruh personel harus patuh pada aturan dan SOP. Utamakan keselamatan kerja, jaga koordinasi dengan pimpinan tim, dan pastikan seluruh pekerjaan berjalan aman serta efektif,” ujar Ajrun dalam arahannya.
Ia menegaskan komitmen PLN UID Sumatera Barat untuk mendukung pemulihan kelistrikan hingga sistem kembali andal.
Menurutnya, tim akan bekerja maksimal dengan tetap mengedepankan keselamatan.
“Kami berangkat dengan komitmen membantu pemulihan kelistrikan Aceh agar pasokan listrik segera normal dan dapat dirasakan masyarakat,” katanya.
Pengiriman tim ini menjadi bagian dari semangat gotong royong dan prinsip One PLN, di mana setiap unit saling mendukung untuk menjaga keandalan pasokan listrik nasional.
Manajemen PLN UID Aceh menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Tambahan personel dan peralatan dinilai sangat membantu mempercepat penanganan gangguan dan pemulihan pasokan listrik di wilayah terdampak.
Langkah ini menegaskan peran PLN sebagai BUMN yang bekerja lintas wilayah untuk menjaga keandalan listrik dan pelayanan kepada masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison