Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gubernur Sampaikan Data Terbaru Bencana Sumbar kepada Mendagri, 264 Korban Meninggal

Hendra Efison • Jumat, 9 Januari 2026 | 14:39 WIB

Pemprov Sumbar melaporkan 296.345 warga terdampak bencana hidrometeorologi dengan kerugian Rp31,8 triliun dalam rakor bersama Mendagri.
Pemprov Sumbar melaporkan 296.345 warga terdampak bencana hidrometeorologi dengan kerugian Rp31,8 triliun dalam rakor bersama Mendagri.
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemprov Sumbar melaporkan perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi yang berdampak pada 16 kabupaten/kota dengan total kerugian mencapai Rp31,8 triliun.

Laporan itu disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rapat koordinasi pemulihan pascabencana melalui zoom dari Padang, Jumat (9/1/2026).

Mahyeldi mengatakan jumlah warga terdampak mencapai 296.345 jiwa.
“Sebanyak 264 meninggal dunia, 72 hilang, 401 luka-luka, dan 10.854 jiwa mengungsi,” ujarnya.

Ia menjelaskan data kebencanaan tersebut dapat diakses publik melalui dashboard satu data kebencanaan di laman dashboardbencana.sumbarprov.go.id.

Menurutnya, platform itu disiapkan untuk memastikan transparansi dan percepatan penanganan.

“Dashboard kebencanaan ini menjadi instrumen penting agar setiap kebijakan rehabilitasi dan rekonstruksi berbasis data akurat. Dengan data yang terbuka dan terintegrasi, proses penanganan bisa lebih cepat, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” kata Mahyeldi.

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi kesiapan Pemprov Sumbar dalam pendataan dan penanganan darurat bencana.

Ia menilai dashboard satu data kebencanaan mempermudah koordinasi lintas sektor.

“Dashboard ini mempermudah koordinasi lintas sektor, serta memastikan setiap tahapan rehab-rekon termonitor dengan baik dan penggunaan anggaran lebih efektif,” ujar Tito.

Tito menambahkan, tahap awal pemulihan pascabencana akan difokuskan pada perbaikan infrastruktur jalan. “Sementara yang lainnya akan menyusul setelah itu,” katanya.(*)

Editor : Hendra Efison
#mendagri tito karnavian #Pemulihan Pascabencana #update data #Gubernur Mahyeldi #bencana sumbar