Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jalan Gajahmada–Diponegoro Lubukbasung Rusak Parah, Lubang Menganga Ancam Pengendara

Silvina Fadhilah • Senin, 12 Januari 2026 | 11:02 WIB

 

Kondisi Jalan Diponegoro, Lubukbasung, Kabupaten Agam, terlihat rusak dan berlubang yang membahayakan pengguna jalan, Minggu (11/1).
Kondisi Jalan Diponegoro, Lubukbasung, Kabupaten Agam, terlihat rusak dan berlubang yang membahayakan pengguna jalan, Minggu (11/1).
PADEK.JAWAPOS.COMKondisi ruas jalan provinsi jalur dua yang menghubungkan Jalan Gajahmada hingga Jalan Diponegoro, Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, mengalami kerusakan parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Pantauan di lapangan, Minggu (11/1), menunjukkan puluhan lubang dengan kedalaman bervariasi tersebar di sepanjang ruas jalan tersebut, mulai dari kawasan Pasar Lama Lubukbasung hingga Pasar Balaisalasa. Lubang-lubang itu sebagian besar dibiarkan terbuka tanpa dilengkapi rambu peringatan maupun pengaman jalan.

Di sejumlah titik, warga terpaksa mengambil langkah darurat untuk mencegah kecelakaan. Ranting kayu hingga ember diletakkan di tengah jalan sebagai penanda lubang agar tidak dilalui kendaraan.

Salah satu titik kerusakan terparah berada di depan SPBU Monggong, Lubukbasung. Di lokasi ini, lubang jalan berukuran cukup besar dan dalam, sehingga sangat rawan memicu kecelakaan, terutama pada malam hari.

Kondisi serupa juga ditemukan di kawasan Simpangtigo Bundaran Lubukbasung. Sebuah lubang dengan kedalaman sekitar satu meter dibiarkan terbuka tanpa pengamanan memadai.

Kerusakan jalan tidak hanya terjadi di pusat Lubukbasung, tetapi juga meluas hingga ruas jalan provinsi di wilayah Nagari Kampungtangah sampai Mangopoh, terutama di sekitar Pasar Balaisalasa.

Ibrahim Rasyad, warga Lubukbasung mengatakan kerusakan jalan tersebut telah berlangsung cukup lama dan semakin parah dalam beberapa bulan terakhir. Namun hingga kini, belum terlihat penanganan serius dari instansi terkait.

Menurutnya, lubang-lubang di badan jalan kerap memicu kecelakaan, terutama saat hujan turun. Genangan air yang menutup lubang membuat pengendara sulit memperkirakan kondisi dan kedalaman jalan.

”Lubang ini sudah lama, bukan baru kemarin. Kalau hujan, lubangnya tertutup air, pengendara tidak tahu seberapa dalam. Banyak yang kaget dan langsung terperosok,” ujar Ibrahim.

Ia juga menyoroti minimnya rambu peringatan dan pengamanan di sepanjang ruas jalan tersebut. Kondisi ini dinilainya sangat berbahaya, khususnya bagi pengendara sepeda motor serta pengguna jalan dari luar daerah yang tidak mengetahui kondisi jalan.

”Tidak ada rambu, tidak ada tanda peringatan. Malam hari lebih rawan karena gelap. Pengendara luar daerah banyak yang tidak tahu kondisi jalan di sini,” katanya.

Baca Juga: Manchester United Tersingkir di Piala FA 2026, Kalah 1-2 dari Brighton Lewat Gol Danny Welbeck di Old Trafford

Ibrahim berharap pemerintah provinsi segera melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Ia menegaskan ruas jalan tersebut merupakan jalur vital masyarakat sekaligus akses utama penghubung Lubukbasung–Bukittinggi.

”Ini jalan provinsi dan jalur utama. Jangan tunggu ada korban jiwa baru diperbaiki. Keselamatan masyarakat harus jadi prioritas,” tegasnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Advokat Sumbar, Vera Christian, menegaskan kerusakan jalan yang dibiarkan tanpa rambu peringatan tidak bisa dianggap sebagai kelalaian administratif semata.

”Sebagai penyelenggara jalan provinsi, Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar wajib memasang rambu peringatan pada ruas jalan yang rusak. Jika kewajiban itu diabaikan dan menimbulkan korban, maka berpotensi masuk ranah pidana,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya penanganan serius maupun pemasangan rambu pengaman di sejumlah titik kerusakan jalan provinsi tersebut. (*)

Editor : Eri Mardinal
#jalan berlubang #jalan rusak #kabupaten agam #jalan provinsi #Lubukbasung