Penyaluran dilakukan di tiga lokasi, yakni Pasar Maninjau, Sungai Batang, dan Pasar Raba’a pada Selasa (20/1).
Bantuan ini berasal dari Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Apindo sebagai bentuk kepedulian dunia usaha terhadap warga terdampak musibah.
Solidaritas Dunia Usaha di Tengah Bencana
Ketua DPP Apindo Sumbar, Rina Pangeran, didampingi Sekretaris Yusni Elma dan pengurus lainnya, menyampaikan bahwa penyaluran sembako merupakan wujud nyata solidaritas Apindo.
“Kami menyadari bahwa bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga mengguncang sendi-sendi kehidupan masyarakat. Bantuan ini mungkin tidak besar, namun kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Maninjau,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini memperkuat komitmen Apindo untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan ekonomi, tetapi juga dalam situasi kemanusiaan.
Paket sembako yang diberikan berisi kebutuhan pokok seperti minyak goreng, gula, kue, dan bahan pangan lain yang sangat dibutuhkan selama masa pemulihan pascabencana.
Respons Positif Warga dan Dampak Ekonomi
Warga di Pasar Maninjau, Sungai Batang, dan Pasar Raba’a menyambut bantuan tersebut dengan rasa syukur. Banyak penerima mengaku terbantu karena aktivitas ekonomi dan mata pencaharian mereka sempat terganggu akibat bencana. Kehadiran Apindo dianggap menjadi penguat semangat gotong royong dan solidaritas di tengah masa sulit.
Di sisi lain, aksi sosial ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan masyarakat lokal. Penyaluran sembako diharapkan tidak hanya meringankan kebutuhan pokok, tetapi juga menumbuhkan nilai kebersamaan yang telah lama hidup di Ranah Minang.
Dengan langkah ini, Apindo menegaskan peran dunia usaha yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga peduli terhadap aspek sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat yang terdampak bencana.(*)
Editor : Heri Sugiarto