Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gelombang Tinggi Ancam Perairan Sumatera Barat 26–29 Januari 2026

Dila Kartika Sari • Senin, 26 Januari 2026 | 16:52 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi. (Foto: Freepik)
Ilustrasi gelombang tinggi. (Foto: Freepik)

PADEK.JAWAPOS.COM—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah wilayah perairan Sumatera Barat. Peringatan ini berlaku pada periode 26 hingga 29 Januari 2026.

Prakiraan cuaca maritim tersebut dirilis pada Minggu (25/1/2026) dan mulai berlaku Senin (26/1/2026) pukul 07.00 WIB. BMKG menyebutkan, kondisi cuaca di perairan Sumatera Barat selama periode tersebut bervariasi, mulai dari cerah berawan, hujan ringan hingga sedang, serta berpotensi disertai gelombang tinggi.

Periode 26–27 Januari 2026

Pada 26 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 27 Januari 2026 pukul 06.00 WIB, cuaca di perairan Sumatera Barat umumnya cerah berawan hingga hujan ringan. Potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di perairan Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Sipora, dan Timur Pagai.

Angin bertiup dari arah utara hingga barat dengan kecepatan 2–10 knot. Kondisi gelombang berada pada kategori rendah hingga sedang, namun tinggi gelombang berpotensi mencapai 2,5 meter di perairan Timur Siberut, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.

Periode 27–28 Januari 2026

Memasuki 27 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 28 Januari 2026 pukul 06.00 WIB, cuaca masih didominasi cerah berawan hingga hujan ringan. Potensi hujan ringan meluas ke perairan Agam, Pasaman Barat, Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, dan Barat Pagai.

Angin diprakirakan bertiup dari barat laut hingga utara dengan kecepatan 4–12 knot. Kondisi gelombang meningkat dari rendah hingga tinggi. Gelombang setinggi hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Sipora, dan Timur Pagai. Sementara itu, di perairan Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai, tinggi gelombang diperkirakan dapat mencapai 4 meter.

Periode 28–29 Januari 2026

Pada 28 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 29 Januari 2026 pukul 06.00 WIB, cuaca diperkirakan memburuk dengan kondisi berawan tebal hingga hujan disertai petir. Potensi hujan petir diprakirakan terjadi di perairan Timur Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.

Sementara hujan ringan diperkirakan melanda perairan Agam, Pasaman Barat, Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Sipora, Timur Pagai, dan Barat Siberut.

Angin bertiup dari barat laut hingga barat dengan kecepatan 5–16 knot. BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang lebih dari 15 knot di perairan Barat Sipora dan Barat Pagai.

Kondisi gelombang berada pada kategori sedang hingga tinggi, dengan gelombang hingga 2,5 meter di perairan Agam, Pasaman Barat, Padang, Padang Pariaman, dan Pesisir Selatan, serta mencapai 4 meter di perairan Timur Siberut, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.

Selain peringatan gelombang tinggi, BMKG juga memprakirakan pasang laut terjadi pada 26 Januari 2026 pukul 10.00–13.00 WIB dan 21.00–24.00 WIB. Sementara kondisi surut diperkirakan terjadi pada pukul 16.00–17.00 WIB dan 03.00–05.00 WIB.

BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, serta masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi dan cuaca buruk selama periode tersebut. (cr8)

Editor : Adetio Purtama
#Perairan Sumatera Barat #gelombang tinggi #BMKG Maritim Teluk Bayur