Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Operasi Keselamatan Singgalang 2026 di Pasbar, Helm hingga Knalpot Brong Jadi Target

Fadli Zikri • Rabu, 4 Februari 2026 | 10:29 WIB

Kabag Ops Polres Pasbar Kompol Muzhendra menyematkan pita pencanangan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 pada personel saat apel gelar pasukan di Mapolres Pasbar, Senin (2/2).
Kabag Ops Polres Pasbar Kompol Muzhendra menyematkan pita pencanangan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 pada personel saat apel gelar pasukan di Mapolres Pasbar, Senin (2/2).
PADEK.JAWAPOS.COM—Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat (Pasbar) menggelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 di halaman Mapolres Pasbar, Senin (2/2). Apel ini menandai dimulainya operasi lalu lintas selama 14 hari untuk meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas menjelang Operasi Ketupat 2026.

Apel dipimpin Kabag Ops Polres Pasbar Kompol Muzhendra yang membacakan amanat Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Polri memiliki tanggung jawab dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) melalui manajemen operasional yang berkesinambungan, sistematis, dan terkoordinasi.

Operasi Keselamatan Singgalang 2026 mengusung tema ”Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat 2026”.

Kapolres Pasbar AKBP Agung Tribawanto mengatakan, operasi dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Selama pelaksanaan, petugas mengedepankan langkah preemtif dan preventif, serta penegakan hukum secara selektif terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

”Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban, serta mengurangi jumlah pelanggaran,” ujarnya.

Sasaran prioritas operasi meliputi pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman, berboncengan lebih dari satu orang, serta melawan arus. Selain itu, petugas juga menindak pengemudi di bawah pengaruh alkohol, pelanggaran batas kecepatan, penggunaan knalpot bising (brong), serta kendaraan over dimension dan over loading (ODOL).

Polres Pasbar juga memaparkan perbandingan data pelanggaran selama Operasi Keselamatan Singgalang 2025 dibanding 2024. Jumlah tilang turun dari 211 kasus pada 2024 menjadi 118 kasus pada 2025 atau turun 44 persen. Teguran juga menurun dari 210 menjadi 205 kasus.

Untuk kecelakaan lalu lintas, pada 2024 tercatat delapan kejadian dengan satu korban meninggal dunia, tujuh luka berat, satu luka ringan, dan kerugian material Rp5,6 juta. Sementara pada 2025 tercatat tujuh kejadian dengan tiga korban meninggal dunia, enam luka berat, empat luka ringan, dan kerugian material Rp10,9 juta.

Kapolres menekankan seluruh personel yang terlibat, di bawah pimpinan Kasat Lantas AKP Nanin Aprilia Fitriani, agar mengedepankan pendekatan humanis dalam bertugas serta aktif memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Apel pasukan diikuti pejabat utama Polres Pasbar, personel kepolisian, unsur TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Pasbar. (*)

 

Editor : Eri Mardinal
#Polres Pasbar #operasi keselamatan singgalang 2026 #Kamseltibcarlantas #helm SNI #knalpot brong