Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Korban Dugaan Keracunan MBG di SMAN Sungai Rumbai Bertambah Jadi 127 Orang

Zulfia Anita • Rabu, 4 Februari 2026 | 19:58 WIB

Korban dugaan keracunan MBG di SMAN Sungai Rumbai Dharmasraya bertambah jadi 127 orang. Pemkab lakukan investigasi, hasil uji laboratorium ditunggu resmi
Korban dugaan keracunan MBG di SMAN Sungai Rumbai Dharmasraya bertambah jadi 127 orang. Pemkab lakukan investigasi, hasil uji laboratorium ditunggu resmi
Jumlah korban terdampak dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN Sungai Rumbai, Dharmasraya, bertambah menjadi 127 orang hingga Rabu (4/2/2026) pukul 18.09 WIB.

PADEK.JAWAPOS.COM—Jumlah korban terdampak dugaan keracunan MBG di SMA Negeri Sungai Rumbai, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, meningkat menjadi 127 orang hingga Rabu (4/2/2026) pukul 18.09 WIB.

Data tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Jasman Rizal, berdasarkan laporan penanganan kesehatan di sejumlah fasilitas layanan medis.

Dari total 127 orang, sebanyak enam pasien masih menjalani perawatan.

Rinciannya, satu orang dirawat di klinik, tiga orang di RSUD Sungai Rumbai, dan dua orang di Puskesmas Koto Baru.

Sebanyak 118 orang telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

Sementara itu, tiga orang masih dalam tahap observasi di Puskesmas Sei Rumbai.

Jasman Rizal menyampaikan, dugaan sementara gangguan kesehatan tersebut tidak berasal dari MBG yang dibagikan pada Rabu (4/2).

“Diduga penyebab gangguan kesehatan bukan dari MBG hari ini, tetapi dari makanan yang dikonsumsi pada Selasa (3/2). Untuk sementara, kami belum dapat memastikan penyebab diare dan mual yang dialami korban,” kata Jasman.

Menindaklanjuti perkembangan tersebut, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani memimpin rapat bersama Satuan Tugas MBG.

Dalam rapat itu, Bupati memerintahkan Satgas MBG untuk melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan penyebab kejadian.

“Sampel-sampel sudah dikumpulkan dan Ibu Bupati meminta hasil laboratorium dapat keluar dalam waktu 1x24 jam,” ujar Jasman.

Ia menegaskan, kesimpulan resmi terkait penyebab gangguan kesehatan baru dapat ditetapkan setelah hasil pemeriksaan laboratorium diterima.

Sebelumnya, puluhan siswa SMAN Sungai Rumbai dilaporkan mengalami gejala gangguan kesehatan setelah mengonsumsi MBG pada Selasa (3/2).

Para korban sempat dilarikan ke Puskesmas dan RSUD Sungai Rumbai untuk mendapatkan penanganan medis. (ita)

Editor : Hendra Efison
#Keracunan MBG Dharmasraya #RSUD Sungai Rumbai MBG #SMAN Sungai Rumbai MBG #makanan bergizi gratis