Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejati Sumbar, Muhibbudin, didampingi Asisten Intelijen Efendri Eka Saputra serta jajaran Kejati Sumbar. Dalam sambutannya, Muhibbudin menegaskan bahwa program ini menjadi sarana mendekatkan institusi kejaksaan dengan dunia pendidikan.
“Sehingga para siswa mengetahui bagaimana tugas-tugas kejaksaan, memiliki pemahaman terkait penegakan hukum, serta mendapatkan bekal mengenai persoalan hukum dan bagaimana menjauhi hukuman tersebut,” ujar Muhibbudin.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin menanamkan nilai-nilai kesadaran hukum kepada generasi muda Sumbar. Kejati Sumbar juga bersinergi dengan Dinas Pendidikan untuk mencegah pelajar terjerumus dalam perilaku kriminal.
“Kita berharap anak-anak kita tidak menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal karena pengaruh lingkungan. Ke depan, kami ingin mereka menjadi duta-duta penegakan hukum dan kesadaran hukum,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Kejati Sumbar berencana menggelar berbagai perlombaan di sekolah, seperti lomba kesadaran hukum, duta penegakan hukum, duta antikorupsi, dan duta antinarkoba.
“Mudah-mudahan kegiatan ini membangun kesamaan persepsi bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga institusi penanaman karakter dan nilai agar anak-anak kita memiliki integritas di masa depan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Habibul Fuadi, menyambut baik pelaksanaan program Jaksa Masuk Sekolah yang merupakan inisiatif Bidang Intelijen Kejati Sumbar.
“Kehadiran Bapak Kajati beserta rombongan dalam kegiatan Jaksa Mengajar sangat kami apresiasi. Ini menambah wawasan anak-anak terkait kesadaran hukum di tengah arus informasi yang begitu deras,” ujarnya.
Habibul berharap program Jaksa Masuk Sekolah dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh sekolah di Sumatera Barat. (yud)
Editor : Adetio Purtama