Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Waspada QR Palsu Bertebaran, Polda Sumbar Ingatkan Risiko Kejahatan Siber

Randi Zulfahli • Jumat, 13 Februari 2026 | 11:24 WIB

Ilustrasi pelaku kejahatan siber sedang menjalankan aksinya.
Ilustrasi pelaku kejahatan siber sedang menjalankan aksinya.
PADEK.JAWAPOS.COM—Di tengah luasnya penggunaan teknologi digital, masyarakat diminta untuk semakin waspada terhadap modus kejahatan siber yang kian beragam.

Salah satu yang patut diwaspadai adalah penyebaran kode Quick Response (QR) palsu yang kerap ditemukan di ruang publik.

Mengutip imbauan resmi dari akun Instagram @humaspoldasumbar pada Jumat (13/2/2026), praktik QR palsu kini mulai bertebaran dan mengancam keamanan siber pengguna ponsel pintar. Modus yang dikenal sebagai QR Phishing ini bertujuan untuk mencuri informasi penting milik korban.

Meskipun secara visual tampak sederhana, kode QR dapat menyimpan tautan berbahaya yang mengarahkan pengguna ke situs web palsu.

Jika tidak teliti, korban berisiko mengalami kebocoran data pribadi, peretasan akun keuangan, hingga pencurian identitas digital. Pelaku kejahatan siber terus mencari celah kelengahan masyarakat melalui tampilan kode yang seolah-olah resmi.

Sebagai upaya mitigasi agar jangan sampai data diri kebobolan, terdapat beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum melakukan pemindaian:

  1. Jangan Asal Memindai: Hindari memindai kode QR yang ditemukan di lokasi yang tidak jelas sumbernya.
  2. Ketelitian pada Media Cetak: Periksa dengan saksama kode QR yang tertera pada media cetak umum. Pastikan kode tersebut bukan merupakan tempelan atau stiker mencurigakan yang ditumpuk di atas kode asli.
  3. Verifikasi URL: Selalu lakukan pengecekan terhadap keaslian alamat situs web (URL) tujuan yang muncul di layar sebelum memberikan informasi apa pun.
  4. Perhatikan Tautan: Jangan terburu-buru mengklik link. Pastikan tautan tersebut mengarah ke domain resmi instansi atau perusahaan yang bersangkutan.

Ancaman kejahatan siber yang merugikan ini menuntut kesadaran bersama untuk lebih teliti dalam beraktivitas di ruang digital.

Sedikit kehati-hatian dalam memverifikasi setiap kode QR yang ditemui dapat menjadi benteng pertahanan utama dalam melindungi aset digital dan privasi data.

Polda Sumbar menekankan pentingnya masyarakat untuk selalu mewaspadai modus terkini ini. Dengan meningkatkan kehati-hatian, risiko menjadi korban kejahatan digital dapat diminimalisir. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
#polda sumbar #waspada #kejahatan siber #QR Palsu