Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

BMKG Maritim Teluk Bayur Rilis Potensi Gelombang Tinggi dan Hujan Petir di Perairan Sumbar 5-8 Maret 2026

Randi Zulfahli • Kamis, 5 Maret 2026 | 10:51 WIB

Ilustrasi gelombang tinggi.
Ilustrasi gelombang tinggi.
PADEK.JAWAPOS.COM—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca di perairan Sumatera Barat untuk periode 5 Maret hingga 8 Maret 2026.

Masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut dan nelayan, diimbau waspada terhadap potensi hujan petir serta kenaikan tinggi gelombang di sejumlah wilayah.

Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, menjelaskan bahwa dalam kurun waktu 24 jam pertama (5-6 Maret), kondisi cuaca didominasi oleh awan tebal hingga hujan petir.

Wilayah yang terdampak meliputi perairan Agam hingga Pasaman Barat, Padang - Padangpariaman, Pesisir Selatan, serta Timur Pagai.

Berdasarkan data yang diterima, kecepatan angin diprediksi bergerak dari arah Barat Laut menuju Utara dengan kecepatan berkisar 4 hingga 11 knots. Memasuki periode 6-7 Maret, intensitas hujan petir diperkirakan masih bertahan di wilayah Pesisir Selatan, Timur Siberut, dan Barat Siberut.

"Kondisi cuaca mulai menunjukkan tren beralih ke cerah berawan hingga hujan ringan pada periode 7 hingga 8 Maret, terutama di perairan Pesisir Selatan dan Timur Pagai," ujar Sahat, Kamis (5/3/2026).

Meski intensitas hujan menurun di hari ketiga, kecepatan angin terpantau sedikit meningkat ke angka 7 hingga 13 knots.

Selain faktor cuaca, BMKG menyoroti kestabilan tinggi gelombang yang konsisten mencapai angka 2,5 meter. Wilayah yang masuk dalam zona waspada gelombang sedang hingga 8 Maret mendatang meliputi perairan Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai (Siberut, Sipora, dan Pagai baik sisi Timur maupun Barat), perairan Agam - Pasaman Barat serta Padang - Padangpariaman (khusus periode awal).

Bagi aktivitas di pesisir pantai, BMKG juga merilis jadwal pasang surut untuk tanggal 5 Maret 2026. Waktu pasang diprediksi terjadi pada pukul 06.00 - 10.00 WIB dan kembali naik pada pukul 18.00 - 22.00 WIB. Sebaliknya, waktu surut diperkirakan terjadi pada pukul 00.00 - 03.00 WIB serta pukul 13.00 - 15.00 WIB.

BMKG Maritim Teluk Bayur menegaskan agar masyarakat selalu memantau informasi terkini melalui kanal resmi di laman maritim.bmkg.go.id. Langkah antisipasi sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan aktivitas di wilayah perairan Sumatera Barat. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
#5 Maret 2026 #gelombang tinggi #Perairan Sumbar #BMKG Maritim Teluk Bayur