Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, menjelaskan rekayasa lalu lintas tersebut berlaku bagi kendaraan yang melintas di rute Padang–Padangpanjang–Bukittinggi melalui jalur Lembah Anai maupun sebaliknya.
“Pengaturan arah kendaraan ini berlaku khusus untuk rute Padang-Padangpanjang-Bukittinggi via Lembah Anai dan sebaliknya,” ujar Kombes Pol Reza, Senin (16/3/2026).
Jadwal One Way Mudik dan Arus Balik
Penerapan sistem satu arah dilakukan dalam dua periode berbeda selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Pada periode arus mudik, rekayasa lalu lintas diberlakukan pada 19 hingga 20 Maret 2026. Sementara itu, pada periode arus balik akan diterapkan pada 22 hingga 24 Maret 2026.
Pengaturan arus kendaraan dilakukan secara bergantian berdasarkan waktu tempuh di jalur tersebut.
Pada pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, jalur Lembah Anai difokuskan untuk kendaraan yang bergerak dari arah Padang menuju Bukittinggi.
Selanjutnya, pada pukul 14.00 hingga 18.00 WIB, arus kendaraan dialihkan untuk melayani perjalanan dari arah Bukittinggi menuju Padang.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Kebijakan rekayasa lalu lintas ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan volume kendaraan selama periode mudik Lebaran.
Jalur Lembah Anai merupakan salah satu rute strategis yang menghubungkan Kota Padang dengan kawasan Padangpanjang dan Bukittinggi, sehingga kerap mengalami kepadatan kendaraan saat musim libur panjang.
Dengan penerapan sistem satu arah secara bergantian, Ditlantas Polda Sumbar berharap arus kendaraan di jalur tersebut dapat lebih teratur dan kemacetan dapat diminimalkan.
Selain itu, pengaturan ini juga diharapkan dapat memperlancar mobilitas pemudik yang melintas di jalur tersebut selama momen Lebaran 2026.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar memperhatikan jadwal pengaturan arus kendaraan di jalur Lembah Anai.
Dengan memahami jadwal rekayasa lalu lintas yang diberlakukan, diharapkan perjalanan pemudik dapat berlangsung lebih lancar dan aman hingga tiba di tujuan.(*)
Editor : Hendra Efison