Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan penjualan tiket masih terus berlangsung dan masyarakat diimbau segera memanfaatkan ketersediaan kursi.
Reza menyebutkan, dari total kursi yang tersisa, sebanyak 11.164 tempat duduk tersedia untuk KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP).
Selain itu, KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM (PP) masih memiliki 11.601 tempat duduk.
Sementara KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP) menyediakan 4.420 kursi.
“Masyarakat tidak perlu khawatir karena tiket masih tersedia dalam jumlah cukup,” ujar Reza.
Puncak Penjualan Terjadi 24–25 Maret
Menurut Reza, puncak penjualan tiket terjadi pada 24 dan 25 Maret 2026 dengan jumlah penjualan mencapai lebih dari 10 ribu tiket per hari.
Meski demikian, KAI masih optimistis terjadi peningkatan penjualan pada akhir pekan.
Total Perjalanan dan Kapasitas
Selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 616 perjalanan kereta api.
Total kapasitas yang disediakan mencapai 171.424 tempat duduk, meningkat 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Rata-rata tersedia 28 perjalanan kereta api setiap hari dengan kapasitas 7.792 tempat duduk.
Imbauan Pembelian Tiket Resmi
KAI mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi, khususnya aplikasi Access by KAI.
Langkah ini untuk menghindari potensi penipuan dan memastikan keabsahan tiket.
“Pemesanan tiket kereta api lokal dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan,” jelas Reza.
Sementara itu, pembelian langsung di loket stasiun hanya dilayani tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.
Alternatif Transportasi Lebaran
Kereta api disebut menjadi salah satu moda transportasi yang praktis, aman, dan nyaman bagi masyarakat selama periode Lebaran.
Selain jadwal yang teratur dan waktu tempuh yang terukur, tarif yang terjangkau juga menjadi daya tarik utama.
Layanan ini dinilai sebagai alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas di jalan raya.(*)
Editor : Hendra Efison