PADANG – BMKG Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim di wilayah Sumatera Barat untuk periode 20–23 April 2026. Gelombang laut diperkirakan mencapai 2,5 meter hingga berpotensi menembus 4 meter di sejumlah perairan.
Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, mengatakan kondisi cuaca selama periode tersebut didominasi langit berawan tebal hingga hujan disertai petir.
Pada 20–21 April 2026, hujan petir diprediksi terjadi di perairan Timur Sipora, Timur Pagai, dan Barat Sipora. Memasuki 21 April, wilayah perairan Agam hingga Pasaman Barat juga diperkirakan mengalami kondisi serupa, dengan pola angin bertiup dari Barat Laut hingga Timur Laut.
Gelombang Tinggi Mengancam
BMKG mencatat gelombang setinggi 2,5 meter berpotensi terjadi di wilayah Pesisir Selatan serta hampir seluruh perairan Kepulauan Mentawai, meliputi Siberut, Sipora, dan Pagai.
Baca Juga: Harga Plastik Naik, Sembako di Pasar Raya Padang Ikut Merangkak
Kondisi ini diperkirakan meningkat pada 22 hingga 23 April 2026. BMKG memberikan perhatian khusus pada perairan Barat Pagai yang berpotensi mengalami gelombang lebih tinggi.
“Potensi tinggi gelombang mencapai 4 meter diprediksi terjadi di wilayah perairan Barat Pagai pada periode tersebut,” ujar Sahat, Minggu (19/4/2026).
Wilayah lain yang terdampak cuaca buruk dan gelombang tinggi meliputi perairan Agam–Pasaman Barat, perairan Padang–Padangpariaman, serta Pesisir Selatan.
Prediksi Pasang Surut dan Angin
Selain gelombang, BMKG juga merilis prakiraan pasang surut pada 20 April 2026. Pasang diperkirakan terjadi pada pukul 07.00–10.00 WIB dan kembali pada pukul 19.00–21.00 WIB.
Baca Juga: Pasar Raya Padang Sepi, Pedagang Sayur Rugi Akibat Daya Beli Turun
Sementara itu, kondisi surut diprediksi berlangsung pada pukul 00.00–02.00 WIB dan 14.00–15.00 WIB.
Kecepatan angin dilaporkan berkisar antara 1 hingga 9 knots dan bersifat fluktuatif. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi aktivitas pelayaran di tengah cuaca yang tidak menentu.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator transportasi laut, untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna menghindari risiko di laut.
Aktivitas di perairan Sumatera Barat selama periode tersebut diminta dilakukan dengan kewaspadaan tinggi, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami gelombang besar.(*)
Editor : Hendra Efison