PADEK.JAWAPOS.COM-Upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas layanan haji terus dilakukan. Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Sumatera Barat resmi membuka kanal pengaduan jamaah melalui layanan WhatsApp Center.
Peluncuran layanan ini ditujukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan jamaah dapat dipantau, dievaluasi, dan ditingkatkan secara berkelanjutan, baik di embarkasi Padang maupun selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.
Kepala Kanwil Kemenhaj Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan bahwa kanal pengaduan ini diluncurkan bekerja sama dengan Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat yang dipimpin oleh Adel Wahidi.
“Melalui WhatsApp Center ini, jamaah dapat menyampaikan berbagai kendala yang dialami selama proses penyelenggaraan ibadah haji bagi jamaah Sumbar,” ujar Rifki, Kamis (23/4).
Ia menjelaskan, jamaah dapat melaporkan berbagai persoalan layanan, mulai dari proses pendaftaran, istithaah, pelunasan, pemvisaan, keberangkatan, selama berada di Arab Saudi hingga kembali ke tanah air.
Menurutnya, setiap tahapan perhajian berpotensi menimbulkan kendala atau kurangnya pemahaman masyarakat terhadap regulasi yang berlaku.
Karena itu, layanan ini dihadirkan untuk memberikan ruang komunikasi sekaligus peningkatan pemahaman bagi jamaah.
Respons Cepat dan Evaluasi Berkelanjutan
Selain sebagai media pengaduan, WhatsApp Center ini juga menjadi sarana bagi jamaah untuk menyampaikan apresiasi serta masukan terhadap kualitas pelayanan.
Rifki menegaskan, seluruh laporan yang masuk akan direkap dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari perbaikan sistem layanan haji.
“Setiap pengaduan akan kami respons dan carikan solusinya untuk meningkatkan kualitas layanan,” katanya.
Ia menambahkan, kehadiran kanal ini bertujuan memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan jamaah serta meningkatkan efisiensi pelayanan.
“Dengan sistem ini, respons terhadap kebutuhan jamaah dapat dilakukan lebih cepat dan terukur,” jelasnya.
Dapat Diakses Sejak Pendaftaran Hingga Pelaksanaan Haji
Layanan pengaduan ini dapat dimanfaatkan sejak jamaah terdaftar hingga pelaksanaan ibadah haji berlangsung. Kanal ini juga diharapkan mampu mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Adapun layanan pengaduan dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) berbasis WhatsApp Center ini dapat diakses melalui nomor 08217033864.
Dapat Apresiasi dari Gubernur Sumbar
Inovasi layanan ini turut mendapat apresiasi dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk komitmen peningkatan kualitas pelayanan haji.
“Layanan ini menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya saat melepas kloter 1 Embarkasi Padang.
Komitmen peningkatan layanan ini diharapkan mampu memastikan jamaah dapat beribadah dengan nyaman, terutama bagi lansia, perempuan, dan jamaah berkebutuhan khusus.(*)
Editor : Heri Sugiarto