PADEK.JAWAPOS.COM–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk tujuh kota utama di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (28/4/2026). Secara umum, sebagian besar wilayah diprediksi mengalami hujan ringan hingga berawan, sementara Kota Sawahlunto berpotensi mengalami kondisi udara kabur.
Perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba menjadi perhatian penting bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas luar ruangan. BMKG mengimbau warga agar selalu memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG sebelum bepergian.
Selain itu, masyarakat juga disarankan menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan guna mengantisipasi hujan mendadak yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
Baca Juga: Kemenag Sumbar Lantik Pejabat Administrator Baru, Mustafa Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Cuaca Tujuh Kota di Sumbar
Kota Padang
Ibu kota Provinsi Sumbar diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu berkisar antara 22–28 derajat Celcius dan tingkat kelembapan udara mencapai 72–95 persen.
Kota Solok
Wilayah ini juga diperkirakan diguyur hujan ringan dengan suhu 21–27 derajat Celcius dan kelembapan udara 70–98 persen.
Kota Sawahlunto
Berbeda dengan daerah lain, Sawahlunto diprediksi mengalami udara kabur dengan suhu udara 23–30 derajat Celcius serta kelembapan udara 62–99 persen.
Baca Juga: Rakornis Porprov Sumbar 2026 Digelar 9 Mei, KONI Tegaskan Hanya Daerah Siap yang Masuk Pembahasan
Kota Padangpanjang
Kota berhawa sejuk ini diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 20–27 derajat Celcius dan kelembapan udara 66–98 persen.
Kota Bukittinggi
BMKG memprediksi kondisi berawan di Bukittinggi dengan suhu relatif dingin, yakni 18–25 derajat Celcius dan kelembapan 69–97 persen.
Kota Payakumbuh
Cuaca berawan juga diperkirakan terjadi di Payakumbuh dengan suhu 21–29 derajat Celcius dan kelembapan 67–96 persen.
Kota Pariaman
Kota pesisir ini diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu 25–30 derajat Celcius.
Baca Juga: Tegas, tak Ada Izin Klenteng di Mandeh
Waspadai Perubahan Cuaca Mendadak
BMKG menekankan bahwa prakiraan cuaca ini merupakan hasil analisis berbasis teknologi Numerical Weather Prediction (NWP) atau pemodelan cuaca komputer. Karena itu, kondisi aktual di lapangan masih dapat berubah tergantung berbagai faktor atmosfer.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak yang dapat berdampak pada aktivitas harian, perjalanan, maupun keselamatan di jalan.
Dengan meningkatnya potensi hujan ringan di sejumlah wilayah, kewaspadaan serta kesiapan menghadapi perubahan cuaca menjadi langkah penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan selama beraktivitas. (cr8)
Editor : Adetio Purtama