PADEK.JAWAPOS.COM–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada Rabu (20/5/2026). Sejumlah daerah diperkirakan berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir terutama pada sore hingga malam hari.
BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu gangguan aktivitas, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna jalan.
Berdasarkan prakiraan BMKG, hampir seluruh wilayah Sumatera Barat berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang pada sore hari. Namun terdapat beberapa daerah yang diprediksi mengalami hujan dengan intensitas lebih tinggi disertai petir.
Baca Juga: Lansia 61 Tahun Ditemukan Tewas Diterkam Buaya di Sungai Pasaman Barat
Wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat disertai petir meliputi Kabupaten Pasaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Solok Selatan, dan Kepulauan Mentawai.
Cuaca ekstrem di wilayah tersebut diperkirakan mulai terjadi pada sore hari dan dapat berlanjut hingga malam hari.
Sementara itu, beberapa daerah seperti Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Pesisir Selatan diprediksi tidak mengalami hujan pada sore hari seperti wilayah lainnya.
Baca Juga: Dilaporkan Warga, PUPR Padang Segel Bangunan di Air Tawar Barat karena Tak Kantongi Izin PBG
Untuk kondisi suhu udara, BMKG mencatat wilayah dataran tinggi seperti Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang menjadi daerah dengan suhu paling rendah di Sumatera Barat.
Suhu udara di dua wilayah tersebut diperkirakan berkisar antara 19 hingga 26 derajat Celsius.
Sedangkan suhu tertinggi diprediksi terjadi di Kabupaten Pasaman Barat dan Kepulauan Mentawai dengan kisaran suhu mencapai 26 hingga 30 derajat Celsius.
Selain suhu udara, tingkat kelembapan udara di Sumatera Barat juga diperkirakan cukup tinggi, yakni berkisar antara 71 hingga 100 persen.
Baca Juga: Wisuda Tahfiz SMPN 1 Payakumbuh, Wawako Ingatkan Bahaya Pengaruh Negatif Media Sosial
Kondisi tersebut berpotensi membuat udara terasa lebih lembap dan gerah sepanjang hari, terutama di wilayah pesisir dan daerah dengan curah hujan tinggi.
BMKG juga mencatat kecepatan angin di wilayah Sumbar berkisar antara 5 hingga 23 kilometer per jam. Angin dengan kecepatan tertinggi diprediksi terjadi di wilayah Kota Pariaman.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati terhadap potensi dampak cuaca buruk seperti genangan air, pohon tumbang, hingga jarak pandang yang berkurang saat hujan lebat dan petir terjadi.
Baca Juga: Layanan Imigrasi Hadir di MPP Payakumbuh, Warga Kini Lebih Mudah Urus Paspor
BMKG meminta masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (cr8)
Editor : Adetio Purtama