PADEK.JAWAPOS.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat memastikan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Barat telah kembali normal secara menyeluruh setelah gangguan pada sistem interkoneksi Sumatera berhasil dipulihkan. Sebanyak 394 penyulang kini kembali beroperasi dan melayani 1.849.589 pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan pasokan listrik.
Pemulihan sistem kelistrikan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan koordinasi lintas unit dan dukungan berbagai pihak terkait. Sebagai bagian dari sistem interkoneksi Sumatera, pasokan listrik di wilayah Sumatera Barat berasal dari pembangkit lokal serta dukungan suplai daya dari sejumlah pembangkit di wilayah lain di Pulau Sumatera.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, mengatakan proses penormalan sistem dilakukan secara terukur guna memastikan pasokan listrik kembali stabil dan aman bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, secara umum sistem kelistrikan di Sumatera Barat saat ini telah kembali normal dan pelanggan terdampak sudah kembali mendapatkan layanan listrik. PLN bersama seluruh stakeholder terkait terus memastikan sistem beroperasi dengan aman dan stabil,” ujar Ajrun Karim, Senin (25/5/2026).
Baca Juga: Donor Darah Milad ke-24 PKS di Padang Lampaui Target, Pendaftar Tembus 144 Orang
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan dan kesabaran selama proses pemulihan berlangsung hingga seluruh sistem kembali beroperasi normal.
Pemulihan Dilakukan Bertahap dan Utamakan Keselamatan
Dalam proses pemulihan jaringan kelistrikan, PLN menegaskan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja di setiap tahapan pekerjaan. Seluruh petugas melakukan penormalan sistem secara bertahap dan penuh kehati-hatian untuk meminimalisasi risiko gangguan lanjutan pada jaringan listrik.
PLN UID Sumatera Barat mencatat seluruh 394 penyulang di wilayah kerjanya telah aktif kembali dan melayani hampir 1,85 juta pelanggan di berbagai daerah Sumatera Barat. Penormalan dilakukan setelah sistem interkoneksi Sumatera mengalami gangguan yang berdampak terhadap distribusi listrik di sejumlah wilayah.
Menurut Ajrun Karim, koordinasi antarunit menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan sistem sehingga layanan kelistrikan dapat kembali dirasakan masyarakat dalam waktu relatif cepat.
“Seluruh proses dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar sistem benar-benar aman, stabil, dan andal saat kembali dioperasikan. Keselamatan petugas dan keandalan jaringan menjadi prioritas utama kami,” katanya.
Gangguan kelistrikan sebelumnya sempat memengaruhi aktivitas masyarakat di berbagai sektor, mulai dari rumah tangga, layanan publik, hingga kegiatan usaha. Karena itu, PLN turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama proses penanganan berlangsung.
PLN Pastikan Keandalan Sistem Kelistrikan
PLN menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan sistem guna menjaga keandalan pasokan listrik di Sumatera Barat. Selain memastikan sistem tetap stabil, PLN juga melakukan penguatan pengawasan dan evaluasi berkala terhadap jaringan interkoneksi untuk mengantisipasi potensi gangguan serupa di masa mendatang.
Baca Juga: BRI Region 3 Padang Percepat Pemberdayaan UMKM, Ribuan Pelaku Usaha Didampingi Naik Kelas
Ajrun Karim menyebut dukungan masyarakat selama proses pemulihan menjadi motivasi tambahan bagi seluruh petugas PLN yang bekerja siang dan malam untuk mengembalikan pasokan listrik di Sumatera Barat.
“Dukungan dan pengertian masyarakat menjadi energi bagi petugas kami dalam proses pemulihan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat mendapatkan pasokan listrik yang aman dan andal,” ujarnya.
PLN UID Sumatera Barat memastikan seluruh pelanggan kini kembali dapat menikmati layanan listrik secara normal. Dengan pulihnya sistem interkoneksi Sumatera, aktivitas masyarakat di berbagai sektor diharapkan kembali berjalan lancar tanpa gangguan pasokan listrik.(*)
Editor : Hendra Efison