PADEK.JAWAPOS.COM–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk tujuh kota di Sumatera Barat pada Kamis (4/6/2026). Berdasarkan data terbaru, sejumlah wilayah diperkirakan masih didominasi fenomena kabut asap dan udara kabur yang berpotensi mengurangi jarak pandang, terutama pada pagi hari.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Di beberapa daerah, seperti Kota Padang, Solok, Padangpanjang, dan Payakumbuh, kabut atau asap terpantau mendominasi cuaca sejak pagi sehingga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan.
Kota Padang diprakirakan mengalami cuaca berupa kabut atau asap dengan suhu udara berkisar antara 22 hingga 28 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada pada kisaran 71 hingga 95 persen.
Baca Juga: Problem MBG tak Selesai cuma dengan Ganti Kepala
Kondisi serupa juga terjadi di Kota Solok. BMKG memprakirakan wilayah tersebut akan diselimuti kabut atau asap dengan suhu udara 22 hingga 29 derajat Celsius dan kelembapan udara berkisar 58 hingga 94 persen.
Sementara itu, Kota Sawahlunto menjadi salah satu daerah yang diprakirakan memiliki kondisi cuaca lebih baik dibandingkan wilayah lainnya. Cuaca di kota tersebut diprediksi berawan dengan suhu udara antara 24 hingga 31 derajat Celsius serta kelembapan udara 60 hingga 92 persen.
Di Kota Padangpanjang, fenomena kabut atau asap juga masih mendominasi. Suhu udara diperkirakan berada pada rentang 19 hingga 26 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, yakni antara 65 hingga 99 persen.
Kota Bukittinggi diprakirakan mengalami udara kabur sepanjang hari. Suhu udara berkisar 18 hingga 26 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 59 hingga 99 persen.
Kondisi udara kabur juga diprediksi terjadi di Kota Pariaman. Wilayah pesisir ini memiliki suhu udara antara 25 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 70 hingga 94 persen.
Sedangkan Kota Payakumbuh diprakirakan mengalami kabut atau asap dengan suhu udara berkisar 20 hingga 29 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada pada rentang 61 hingga 98 persen.
Melihat kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada pagi hari ketika jarak pandang berpotensi menurun akibat kabut, asap, maupun udara kabur. Pengguna jalan juga disarankan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik dan menggunakan lampu penerangan saat visibilitas terbatas.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu di berbagai wilayah Sumatera Barat. (cr8)
Editor : Adetio Purtama