KIAMBANG, PADEK.JAWAPOS.COM– Kecelakaan tunggal Padangpariaman terjadi di ruas Jalan Padang-Bukittinggi dekat Jembatan Kembar Kiambang, Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Sebuah Mitsubishi Colt Diesel BA 8109 TG hilang kendali saat hujan dan menabrak beton penyangga warung milik warga.
Meski benturan cukup keras hingga merobohkan sebagian struktur warung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian material akibat kecelakaan itu ditaksir mencapai Rp1 juta.
Kasat Lantas Polres Padangpariaman Iptu Rudi Chandra mengatakan kendaraan dikemudikan oleh Zamadil Ikhwal (31), seorang petani asal Sicincin. Saat kejadian, truk melaju dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang dengan kecepatan sedang.
Menurut hasil penyelidikan awal, cuaca hujan membuat permukaan jalan menjadi licin. Kondisi tersebut diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan kendaraan kehilangan kendali ketika melintas di lokasi kejadian.
"Sesampainya di lokasi kejadian, mobil Mitsubishi Colt Diesel mengalami kehilangan kendali atau out of control. Kendaraan mengalami slip akibat permukaan jalan yang basah karena hujan, lalu bergerak liar hingga menabrak beton penyangga tiang warung warga," ujar Iptu Rudi Chandra dalam keterangan tertulis, Rabu.
Benturan tersebut mengakibatkan beton penyangga warung milik Rasyidin (75), warga Korong Kiambang, roboh. Selain itu, bagian depan Mitsubishi Colt Diesel juga mengalami kerusakan akibat menghantam bangunan.
Kecelakaan Tunggal Padangpariaman Dipicu Jalan Basah
Lokasi kejadian berada di jalur nasional Padang-Bukittinggi yang setiap hari dilintasi kendaraan pribadi maupun angkutan barang. Saat kecelakaan berlangsung, kawasan sekitar Jembatan Kembar Kiambang sedang diguyur hujan.
Meski kondisi jalan relatif lurus dan telah dilengkapi marka serta rambu lalu lintas, permukaan jalan yang basah tetap berpotensi mengurangi daya cengkeram ban kendaraan. Situasi tersebut meningkatkan risiko kendaraan tergelincir, terutama bagi kendaraan bermuatan.
Beruntung, tidak ada pengguna jalan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Pengemudi juga berhasil selamat tanpa mengalami cedera meski bagian depan kendaraan mengalami kerusakan.
Selain kerusakan pada truk, dampak kecelakaan juga dirasakan pemilik warung yang bangunannya terkena hantaman kendaraan. Beton penyangga yang roboh menyebabkan sebagian struktur warung mengalami kerusakan.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Imbau Pengendara Waspada
Usai menerima laporan, personel Satlantas Polres Padangpariaman langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas kemudian mengamankan area kejadian agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur Padang-Bukittinggi.
Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa kondisi kendaraan, serta meminta keterangan dari pengemudi dan sejumlah saksi di sekitar lokasi. Selanjutnya, petugas mengamankan barang bukti guna melengkapi proses penyelidikan.
Iptu Rudi Chandra mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati saat berkendara dalam kondisi hujan. Pengemudi diminta mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman untuk mengantisipasi risiko selip di jalan yang basah.
Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap berjalan normal setelah kendaraan dievakuasi. Polisi memastikan situasi kembali kondusif dan tidak terjadi gangguan berkepanjangan akibat kecelakaan tunggal tersebut.(*)
Editor : Hendra Efison