PADEK.JAWAPOS.COM–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada Jumat, 3 Juli 2026. Berdasarkan analisis terbaru, sejumlah daerah diperkirakan akan diguyur hujan ringan, sementara beberapa kota lainnya didominasi kondisi berawan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan fluktuasi suhu yang dapat terjadi sepanjang hari, terutama bagi warga yang akan beraktivitas di luar ruangan.
Dari tujuh kota yang dipantau, empat di antaranya diprediksi mengalami hujan ringan, yakni Kota Solok, Sawahlunto, Padang Panjang, dan Payakumbuh. Sementara Kota Padang, Bukittinggi, dan Pariaman diperkirakan berawan.
Baca Juga: Harumkan Nama Sumbar di Usia 6 Tahun, Yasmin Pratiwi Dinata Raih Grand Winner Miss Toddler GRI
Berikut rincian prakiraan cuaca di sejumlah kota di Sumatera Barat:
Kota Padang
-
Cuaca: Berawan
-
Suhu udara: 22–27 derajat Celsius
-
Kelembapan: 72–96 persen
Kota Solok
-
Cuaca: Hujan ringan
-
Suhu udara: 21–26 derajat Celsius
-
Kelembapan: 73–98 persen
Kota Sawahlunto
-
Cuaca: Hujan ringan
-
Suhu udara: 22–29 derajat Celsius
-
Kelembapan: 67–99 persen
Baca Juga: Portugal Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Ronaldo Cetak Gol ke-976 dan Kroasia Tersingkir
Kota Padang Panjang
-
Cuaca: Hujan ringan
-
Suhu udara: 20–24 derajat Celsius
-
Kelembapan: 76–99 persen
Kota Bukittinggi
-
Cuaca: Berawan
-
Suhu udara: 18–24 derajat Celsius
-
Kelembapan: 72–99 persen
Kota Payakumbuh
-
Cuaca: Hujan ringan
-
Suhu udara: 21–28 derajat Celsius
-
Kelembapan: 67–99 persen
Baca Juga: Harga Cabai dan Ayam Turun, Inflasi Sumbar Melandai
Kota Pariaman
-
Cuaca: Berawan
-
Suhu udara: 25–30 derajat Celsius
-
Kelembapan: 73–94 persen
Berdasarkan data BMKG, Kota Pariaman diperkirakan menjadi wilayah dengan suhu udara tertinggi, mencapai 30 derajat Celsius. Sementara itu, suhu terendah diprakirakan terjadi di Kota Bukittinggi dengan kisaran 18 derajat Celsius.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan disarankan menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan apabila beraktivitas di luar rumah. Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan karena kondisi jalan dapat menjadi licin saat hujan turun.
Baca Juga: Truk Tangki CPO Terperosok ke Jurang 50 Meter di Sitinjaulauik, Petugas PKJR Tewas Terjepit
BMKG menegaskan bahwa prakiraan cuaca ini merupakan hasil analisis teknologi Numerical Weather Prediction (NWP) atau pemodelan prediksi cuaca berbasis komputer. Oleh karena itu, kondisi cuaca di lapangan masih dapat berubah sewaktu-waktu dipengaruhi berbagai faktor atmosfer yang berkembang secara dinamis.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG sebagai acuan dalam merencanakan aktivitas harian. (cr8)
Editor : Adetio Purtama