PADEK.JAWAPOS.COM– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan tujuh kota di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berpotensi diguyur hujan ringan pada Minggu (5/7/2026). Meski demikian, masyarakat masih dapat beraktivitas seperti biasa pada pagi hari sebelum potensi hujan meningkat di sejumlah wilayah.
Sejak pagi, aktivitas masyarakat di berbagai daerah terpantau berjalan normal. Sejumlah warga juga memanfaatkan cuaca yang relatif bersahabat untuk berolahraga maupun melakukan kegiatan di luar rumah.
Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan berpotensi terjadi di Kota Padang, Solok, Sawahlunto, Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh, hingga Pariaman. Kondisi tersebut perlu diantisipasi, terutama bagi warga yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Masyarakat diimbau menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi perubahan cuaca secara mendadak.
Pengendara juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan karena jalanan berpotensi menjadi licin saat hujan turun.
Prakiraan Cuaca Tujuh Kota di Sumbar
Di Kota Padang, cuaca diprakirakan hujan ringan dengan suhu berkisar 22–28 derajat Celsius dan kelembapan udara 75–97 persen.
Sementara itu, Kota Solok juga diperkirakan mengalami hujan ringan. Suhu udara berada pada kisaran 21–26 derajat Celsius dengan kelembapan 77–97 persen.
Untuk Kota Sawahlunto, BMKG memprakirakan hujan ringan dengan suhu 22–29 derajat Celsius dan kelembapan udara 71–99 persen.
Di Kota Padang Panjang, suhu diperkirakan lebih sejuk, yakni 19–26 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 70–99 persen disertai potensi hujan ringan.
Sementara itu, Kota Bukittinggi diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu berkisar 18–24 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada pada kisaran 78–98 persen.
Adapun Kota Payakumbuh diperkirakan memiliki suhu 20–27 derajat Celsius dengan kelembapan udara 72–99 persen, serta berpotensi diguyur hujan ringan.
Di wilayah pesisir, Kota Pariaman diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 25–29 derajat Celsius dan kelembapan udara 76–96 persen.
Prakiraan Bersifat Dinamis
BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca merupakan hasil analisis menggunakan teknologi Numerical Weather Prediction (NWP) atau pemodelan prediksi cuaca berbasis komputer.
Karena dipengaruhi berbagai faktor atmosfer yang terus berubah, kondisi cuaca di lapangan dapat berbeda dengan hasil prakiraan. Oleh sebab itu, masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG, terutama sebelum melakukan perjalanan atau aktivitas luar ruangan.
Dengan potensi hujan ringan yang diprakirakan merata di tujuh kota di Sumbar, kesiapan menghadapi perubahan cuaca menjadi langkah sederhana namun penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan selama beraktivitas.(*)
Editor : Hendra Efison