Habibul FuadiPADEK.JAWAPOS.COM—Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Habibul Fuadi, menegaskan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK tahun 2026 berlangsung sesuai petunjuk teknis tanpa adanya praktik siswa titipan.Menurut Habibul, seluruh calon murid diterima berdasarkan ketentuan yang berlaku, termasuk jalur penerimaan dan domisili masing-masing."Tahun ini tidak ada siswa titipan. Seluruh calon siswa diterima sesuai petunjuk teknis dan sistem yang berlaku," kata Habibul saat dihubungi, beberapa hari lalu.Ia menjelaskan, penempatan siswa sesuai domisili bertujuan memberikan rasa keadilan sekaligus mengurangi beban biaya transportasi yang harus dikeluarkan siswa setiap hari untuk berangkat dan pulang sekolah.Siswa Titipan Dinilai Berdampak Buruk Habibul menilai praktik siswa titipan tidak memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik.Menurutnya, siswa yang masuk melalui jalur titipan cenderung bergantung kepada pihak yang membantu mereka sehingga kurang mandiri ketika menghadapi persoalan di lingkungan sekolah."Siswa titipan tidak bagus untuk mental anak didik. Jika ada persoalan di sekolah, mereka cenderung mengadu kepada pihak yang menitipkan," ujarnya.Karena itu, Dinas Pendidikan Sumbar menegaskan tidak memberikan perlakuan khusus kepada calon siswa dari pihak mana pun. Seluruh peserta didik diharapkan masuk ke sekolah sesuai kemampuan dan prestasi yang dimiliki.Prestasi Jadi Modal Masuk Perguruan TinggiHabibul mengatakan prestasi selama menempuh pendidikan di SMA maupun SMK menjadi salah satu modal penting bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.Ia mengimbau seluruh siswa aktif mengikuti kegiatan akademik maupun nonakademik agar memiliki rekam jejak prestasi yang baik."Kalau selama di SMA atau SMK berprestasi, peluang diterima di perguruan tinggi melalui berbagai jalur seleksi tentu akan lebih besar," katanya.Ia menambahkan, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah juga mengikuti regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.Sementara itu, berdasarkan laporan yang diterima Dinas Pendidikan Sumbar, sekitar 15 ribu siswa telah diterima di berbagai perguruan tinggi.(*) Editor : Hendra Efison