PADEK.JAWAPOS.COM – Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Barat akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dengan konsep festival pada 30 September hingga 1 Oktober 2026 di Hotel Pangeran Beach Padang.
Mengusung tema "Dari Bumi Minangkabau untuk Meja Dunia: Kebangkitan Hospitality Sumbar", kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai forum organisasi, tetapi juga menjadi ajang promosi industri perhotelan, restoran, kuliner, dan pariwisata Sumatera Barat.
Ketua BPD PHRI Sumatera Barat, Rina Pangeran, mengatakan Musda kali ini menjadi momentum untuk membangkitkan industri hospitality melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pelaku usaha hotel, restoran, UMKM, komunitas kreatif, hingga generasi muda.
"Musda tahun ini kami kemas menjadi perayaan bagi industri hospitality. Kami ingin menunjukkan bahwa Sumatera Barat memiliki potensi besar, mulai dari kopi, kuliner, budaya, hingga pelayanan hotel yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan dunia," ujar Rina.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan Hari Kopi Sedunia menjadi kesempatan memperkenalkan kopi, teh, dan cokelat khas Sumatera Barat sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus memperkuat posisi Sumbar sebagai destinasi wisata gastronomi.
Selama dua hari pelaksanaan, PHRI Sumbar akan menghadirkan West Sumatera Coffee, Tea and Chocolate Festival yang terbuka bagi masyarakat.
Festival tersebut melibatkan produsen kopi, teh, cokelat, serta pelaku UMKM dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Selain festival, PHRI Sumbar juga menyiapkan workshop bisnis coffee shop yang membahas pengelolaan usaha kafe, mulai dari permodalan, perizinan hingga strategi pemasaran bagi calon wirausaha maupun pelaku usaha.
Hadirkan Kompetisi hingga Lomba Fotografi Promosi Wisata
Rina menjelaskan, Musda juga akan diramaikan berbagai kompetisi yang bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor perhotelan dan restoran.
Kompetisi tersebut meliputi Gastronomic Menu Creation Competition, Hospitality Skills Competition, Heritage Teh Talua Competition, Barista Fun Competition, Blackbox Chef Competition, serta Chocolate Pastry Dessert Competition yang mengangkat cita rasa dan bahan baku khas Minangkabau.
Tak hanya itu, PHRI Sumbar juga akan menggelar PHRI Sumbar Football Tournament 2026 sebagai sarana mempererat hubungan antarpelaku industri hospitality.
Sementara itu, lomba fotografi bertajuk "Ranah Minang dalam Bingkai" disiapkan sebagai bagian dari promosi pariwisata Sumatera Barat. Kompetisi ini terbuka bagi fotografer profesional maupun masyarakat umum.
Menurut Rina Pangeran, lomba tersebut tidak hanya bertujuan menghasilkan karya terbaik, tetapi juga menjadi gerakan promosi untuk memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan kuliner Sumatera Barat melalui karya visual.
Ia mengatakan foto-foto terbaik nantinya akan menjadi aset visual resmi PHRI Sumatera Barat yang dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam promosi pariwisata agar semakin banyak wisatawan mengenal dan tertarik mengunjungi Ranah Minang.
Dorong Sinergi Industri Hospitality dan Pariwisata
Rina berharap seluruh rangkaian kegiatan Musda mampu memperkuat sinergi antarpelaku industri, meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus memperluas promosi pariwisata Sumatera Barat.
"Kami ingin Musda ini meninggalkan dampak nyata, bukan hanya bagi anggota PHRI, tetapi juga bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata secara keseluruhan. Harapannya, dari Bumi Minangkabau lahir karya, pelayanan hospitality, dan destinasi wisata yang semakin dikenal hingga ke panggung dunia," tutupnya.(*)
Editor : Hendra Efison