Petani Kopi Bantjah Belajar Pengolahan hingga Strategi Pemasaran, Bidik Pasar Lebih Luas

Hendra Efison • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 22:00 WIB
Peserta  Pelatihan Produk Turunan Kopi Bantjah yang digelar PT Semen Padang di Padang melakukan praktik materi pengolahan produk turunan kopi, Rabu (22/7/2026).
Peserta Pelatihan Produk Turunan Kopi Bantjah yang digelar PT Semen Padang di Padang melakukan praktik materi pengolahan produk turunan kopi, Rabu (22/7/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM–Petani Kopi Bantjah mendapat pelatihan pengolahan produk hingga strategi pemasaran yang digelar PT Semen Padang di Padang, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam mengembangkan produk turunan kopi bernilai tambah agar mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Pelatihan menghadirkan Noviar, instruktur Royal Asia College, yang membekali peserta dengan materi teknik pengolahan pascapanen, inovasi produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran yang efektif.

Melalui pelatihan tersebut, petani diharapkan mampu menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pengolahan produk turunan Kopi Bantjah.

Diskusi interaktif antara narasumber dan peserta turut membahas berbagai peluang pengembangan usaha berbasis komoditas kopi.

Menurut Noviar, penguasaan teknik pengolahan dan pemasaran menjadi faktor penting dalam meningkatkan nilai ekonomi komoditas kopi.

Inovasi produk yang didukung kemasan menarik dan strategi pemasaran yang tepat dinilai dapat memperbesar peluang produk lokal diterima di pasar yang lebih luas.

Penguatan Kapasitas Petani

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam meningkatkan kapasitas petani Kopi Bantjah.

Penguatan kemampuan sumber daya manusia, menurutnya, menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan nilai tambah bagi komoditas lokal.

"Pelatihan ini merupakan wujud kepedulian PT Semen Padang terhadap peningkatan kapasitas petani Kopi Bantjah. Kami berharap para petani semakin sejahtera dan Kopi Bantjah dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat," ujarnya.

Melalui transfer pengetahuan dan keterampilan yang diberikan, peserta diharapkan mampu menghasilkan produk yang lebih inovatif, memiliki daya saing tinggi, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen.

Pengembangan produk turunan kopi juga diharapkan dapat membuka peluang usaha baru yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Unit Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang, Hernes, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal.

Menurut Hernes, perusahaan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga terus menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk melalui penguatan sektor pertanian dan perkebunan berbasis komoditas unggulan daerah.

Dorong Daya Saing Produk Lokal

"Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal, khususnya komoditas Kopi Bantjah," kata Hernes yang didampingi Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Leo.

Dengan bekal keterampilan pengolahan, inovasi produk, pengemasan, dan pemasaran, para petani diharapkan mampu mengembangkan Kopi Bantjah menjadi produk yang lebih kompetitif. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.(*)

Editor : Hendra Efison
Petani Kopi Bantjah strategi pemasaran kopi pengolahan kopi pelatihan produk turunan kopi pt semen padang