PADEK.JAWAPOS.COM–Prakiraan cuaca di tujuh kota di Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis (22/10/2026) menunjukkan kondisi yang beragam, mulai dari kabut atau asap, udara kabur, hingga berawan. Berdasarkan data prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diberikan, suhu udara berkisar antara 19 hingga 31 derajat Celsius.
Kota Bukittinggi diprakirakan menjadi wilayah dengan suhu terendah, yakni 19 derajat Celsius. Sementara itu, suhu tertinggi mencapai 31 derajat Celsius di Kota Sawahlunto dan Kota Pariaman.
Kondisi cuaca tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan, terutama di wilayah yang diprakirakan mengalami kabut atau asap maupun udara kabur.
Baca Juga: IJTI Sumbar Gelar Musda V di Padang, Perkuat Peran Jurnalis dalam Komunikasi Kebencanaan
Prakiraan Cuaca Tujuh Kota di Sumbar
Berikut rincian prakiraan cuaca, suhu udara, dan kelembapan di tujuh kota di Sumatera Barat pada Kamis, 22 Oktober 2026.
| Kota | Prakiraan Cuaca | Suhu Udara | Kelembapan |
|---|---|---|---|
| Padang | Kabut/Asap | 22–28°C | 69–98 persen |
| Solok | Berawan | 22–28°C | 61–89 persen |
| Sawahlunto | Berawan | 24–31°C | 55–91 persen |
| Padang Panjang | Kabut/Asap | 20–26°C | 68–99 persen |
| Bukittinggi | Udara kabur | 19–25°C | 69–98 persen |
| Payakumbuh | Udara kabur | 22–28°C | 65–97 persen |
| Pariaman | Udara kabur | 26–31°C | 68–94 persen |
Padang dan Padang Panjang Diprakirakan Berkabut
Baca Juga: 196 PKL Sandang Pangan Ditertibkan, Dipindah ke Basement Blok 2 Pasar Raya Padang
Berdasarkan data tersebut, Kota Padang dan Padang Panjang diprakirakan mengalami kondisi kabut atau asap. Sementara itu, cuaca berawan diprakirakan terjadi di Kota Solok dan Sawahlunto.
Adapun Kota Bukittinggi, Payakumbuh, dan Pariaman diprakirakan mengalami udara kabur. Perbedaan kondisi tersebut menunjukkan bahwa cuaca di wilayah Sumbar cukup bervariasi, dengan rentang suhu yang berbeda di setiap kota.
Bukittinggi menjadi kota dengan suhu minimum terendah, yaitu 19 derajat Celsius, sedangkan Sawahlunto dan Pariaman mencatat suhu maksimum tertinggi, mencapai 31 derajat Celsius.
Baca Juga: Hari Santri 2026, Nevi Zuairina Ajak Pesantren Cetak Santripreneur dan Perkuat Ketahanan Pangan
Masyarakat yang hendak bepergian diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca di wilayah masing-masing. Pengendara juga perlu berhati-hati apabila jarak pandang berkurang akibat kabut, asap, atau udara kabur.
Untuk memperoleh informasi cuaca yang lebih terkini, masyarakat dapat memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG. (cr8)
Editor : Adetio Purtama