Selain pengukuhan pengurus IKLB Lintau IX Koto, pada baralek gadang tersebut, Bupati Eka Putra juga mengukuhkan Markarius Anwar sebagai Ketua IKLB Provinsi Riau bersama jajaran pengurus lainnya.
Bupati Eka Putra didampingi istri Ny Lise Eka Putra, Ketua DPRD Tanahdatar Rony Mulyadi Dt Bungsu bersama istri, mantan Bupati Tanahdatar periode 2005-2015 M. Shadiq Pasadiqoe, Bupati Tanahdatar sisa masa jabatan periode 2016-2021 Zuldafri Darma bersama istri, pimpinan OPD, camat, wali nagari dan ratusan masyarakat perantau Lintau IX Kota Pekanbaru.
Bupati Tanahdatar Eka Putra menyebut, iven baralek gadang IKLB IX Koto Pekanbaru ini merupakan silaturahmi masyarakat Lintau Buo terbesar.
“Selamat kepada Ketua IKLB IX Koto terpilih yang bisa menghimpun ribuan masyarakat Lintau Buo di Kota Pekanbaru untuk berkumpul dan bersilaturahmi dalam baralek gadang ini,” tuturnya.
Bupati Eka Putra berharap, melalui kegiatan itu bisa mempererat kekerabatan sesama masyarakat Lintau sehingga kerja berat akan menjadi ringan dengan kebersamaan.
“Kita berharap, melalui acara baralek gadang IKLB IX Koto ini bisa mempererat kekerabatan dan silaturahmi masyarakat Lintau Buo. Sehingga, apapun permasalahan dan perencanaan yang ada di perantauan ke depannya akan menjadi ringan dengan rasa kebersamaan dan kekompakan,” harapnya.
Ia menyampaikan berbagai informasi terkait pembangunan yang terlaksana di Kabupaten Tanahdatar, diantaranya perbaikan jalan yang sedang dilaksanakan dari Balai Tangah menuju Setangkai dan jalan Sungayang menuju Balai Tangah.
Sementara itu, Ketua IKLB IX Koto Kota Pekanbaru terpilih Parisman Ihwan sampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya dan berharap dukungan dari semua pihak agar amanah tersebut bisa dijalankan dengan baik.
“Ini adalah tugas dan tanggungjawab berat bagi saya pribadi dan seluruh pengurus untuk menjalankan roda organisasi Keluarga Lintau IX Koto, untuk itu kami berharap dukungan penuh dari semua pihak agar kami mampu mengemban amanah ini dengan baik,” sampainya.
Parisman mengatakan, IKLB IX Koto ini lahir di Kota Pekanbaru sejak tahun 1968 dan menjadi satu-satunya ikatan keluarga asal Minangkabau tertua di Kota Pekanbaru. “Untuk itu, mari kita bersama-sama membesarkan nama Lintau Buo di Kota Pekanbaru ini,” ajaknya. (stg) Editor : Novitri Selvia