Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ahli Waris dan Rumah Rusak Akibat Banjir Bandang Tanahdatar Terima Santunan dari Pemerintah Pusat

Hendra Efison • Kamis, 23 Mei 2024 | 01:31 WIB

 

Dikunjungi Menko PMK dan Mensos, masyarakat korban banjir bandang dan longsor terima bantuan.
Dikunjungi Menko PMK dan Mensos, masyarakat korban banjir bandang dan longsor terima bantuan.

PADEK.JAWAPOS.COM—Ahli waris korban meninggal dunia dan rumah rusak akibat bencana banjir bandang dan longsor pada tanggal 11 Mei yang lalu di Kabupaten Tanahdatar, menerima santunan dan bantuan dari Pemerintah Pusat.

Santunan ahli waris diberikan melalui Kementerian Sosial RI masing-masing Rp15 juta. Bantuan untuk rumah rusak berat Rp60 juta, rusak sedang Rp30 juta, dan rusak ringan Rp15 juta melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bantuan diserahkan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy disaksikan Mensos Tri Rismaharini, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Bupati Tanahdatar Eka Putra, Forkopimda, Ketua TP PKK, dan lainnya, Selasa (21/5/2024) di Kecamatan Lima Kaum.

Muhadjir menyampaikan permohonan maaf dari Presiden RI yang tidak jadi berkunjung ke Tanahdatar. "Beliau rencananya akan datang mengunjungi Bapak ibuk semua, namun karena sesuatu hal, tidak jadi. Kami tahu semua kecewa, namun semoga kehadiran kami mengurangi rasa kecewa bapak dan ibu, karena kami juga membawa bantuan dari Presiden," katanya.

Disampaikan Menko PMK, rumah-rumah di bantaran sungai untuk direlokasi ke tempat yang lebih aman.

"Diminta kepada masyarakat di pinggir sungai yang menjadi jalur lahar dingin untuk mau direlokasi, sehingga kejadian musibah yang merenggut jiwa tidak terjadi. Untuk pembangunan rumah semuanya dibiayai pemerintah," tukasnya.

Sementara itu Mensos Tri Rismaharini menyampaikan hal sama, agar masyarakat di jalur sungai untuk segera direlokasi.

"Melihat peta dari Vulkanologi nampak jalur lahar dingin, agar nantinya ketika terjadi lahar dingin akibat hujan di hulu tidak menimbulkan korban, maka masyarakat yang berada di jalur itu harus di relokasi ke tempat yang aman," sampainya.

Sementara itu Bupati Eka Putra menyampaikan masyarakat di bantaran sungai banyak yang trauma dan bersedia direlokasi.

"Pemerintah Daerah sudah menyiapkan lahan untuk relokasi, dan terus berkoordinasi dengan Wali Nagari sekiranya masyarakat juga memiliki lahan yang aman untuk relokasi," sampainya.

Rombongan Menteri juga mengunjungi lokasi bencana di Simpang Manunggal dan Parambahan. Kemudian juga menyerahkan paket bantuan dari Presiden, bantuan tas dan peralatan sekolah dan lainnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#Mensos RI #santunan ahli waris #menko pmk #bnpb #bantuan untuk rumah rusak #Banjir Bandang Tanahdatar