Menurut infomasi diperoleh Padek.jawapos.com, peristiwa kebakaran gudang Kacang GDR tersebut terjadi sekira pukul 06.00 WIB.
Api dan asap hitam telah membubung serta warga sekitar dan pihak damkar telah ramai di lokasi, berusaha memadamkan api.
Kapolsek X Koto, Iptu Rahmad Deddy mengatakan, peristiwa kebakaran itu berawal pada saat pegawai dapur memulai melakukan aktivitas memasak serta menghidupkan kompor.
"Pada saat Karyawan yang memasak mengambil bahan untuk memasak, api sudah memulai keluar dari kompor tersebut, dan pada saat itu pegawai sekitar berupaya memadamkan api menggunakan racun api namun api," ujar Deddy kepada Padek.Jawapos.com.
Namun, api semakin cepat menyebar sehingga sebagian gudang masak terbakar, selanjutnya saksi beserta yang lainya menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian.
Sekira pukul 07.15 WIB 6 unit Damkar bersama timnya tiba di lokasi. "Personil Polsek X Koto juga tiba di lokasi untuk mengamankan TKP. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 08.15 WIB, dan diketahui api bersumber dari penampung minyak tanah," ungkapnya.
Atas kejadian kebakaran, lanjut Dedy, pemilik bangunan mengalami kerugian lebih kurang Rp1 Miliar. "Tidak ada korban jiwa, atas kejadian ini pemilik alami kerugian mencapai 1 miliar," pungkasnya. (jef)
Editor : Hendra Efison