Acara yang mengusung tema “The New Engine of Growth” ini dirancang sebagai upaya memperkuat fondasi budaya dan menumbuhkan kreativitas sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Tanahdatar Eka Putra, didampingi Kepala Dinas Kominfo Dedi Triwidono, menjelaskan bahwa potensi ekonomi kreatif di Tanahdatar sangat besar dan dapat menjadi keunggulan dalam pengembangan pariwisata kreatif di masa depan.
Budaya dan Kreativitas Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Bupati Eka Putra menegaskan bahwa Tanahdatar memiliki kekuatan budaya yang dapat menjadi pijakan bagi generasi muda dalam berkarya.
“Potensi ekonomi kreatif di Tanahdatar sangat tinggi dan menjadi keunggulan daerah untuk mendukung pariwisata yang lebih kreatif dan modern,” ujar Eka Putra.
Ia menambahkan, anak-anak muda Tanahdatar kini memiliki ruang untuk menyalurkan bakat dan kreativitas melalui Ekraf Fest dan Creative Hub, sekaligus diarahkan pada kegiatan positif untuk menghindari narkoba dan penyakit masyarakat.
Program Tanahdatar Kreatif Hub diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Luhak Nan Tuo dan mendorong pertumbuhan UMKM, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif
Kegiatan besar ini turut didukung oleh Kementerian Ekonomi Kreatif. Menteri akan hadir dalam Ekraf Fest 2025 dan membawa dua program utama:
-
Penayangan Film “Menuju Pelaminan”, menghadirkan artis pendukung dan dilanjutkan dengan sesi talkshow.
-
Workshop Kabupaten/Kota Kreatif bertema “Pengembangan Ruang Kreatif Subsektor Seni Pertunjukan”.
Rangkaian Acara Ekraf Fest 2025
Ekraf Fest akan menampilkan beragam kegiatan pelaku ekonomi kreatif dari 17 subsektor, antara lain:
-
Pameran produk unggulan daerah
-
Pertunjukan seni pelaku kreatif
-
Workshop dan sesi berbagi ilmu
-
Kolaborasi lintas komunitas kreatif
Peresmian Tanahdatar Kreatif Hub menjadi tonggak penting bagi hadirnya ruang kreatif baru yang memfasilitasi talenta muda dan pelaku UMKM untuk berkembang, berinovasi, dan membangun jejaring hingga tingkat nasional maupun global.
"Kegiatan ini diharapkan memperkuat ekosistem kreatif daerah, membuka peluang kerja baru, dan menghadirkan wajah baru ekonomi Tanahdatar yang modern, kolaboratif, dan kompetitif," kata Bupati Eka Putra.
Imbauan untuk Pengunjung dan Peserta
Untuk suksesnya acara tersebut, Panitia Penyelenggara menyampaikan sejumlah imbauan selama kegiatan berlangsung:
-
Car Free Day (CFD) pada hari Minggu tetap dilaksanakan.
-
Pedagang ekonomi yang biasa berjualan di depan Lapangan Cindua Mato tetap diperbolehkan beraktivitas dengan menjaga ketertiban, tidak memarkir mobil di area tersebut, dan membersihkan area dengan menyediakan tempat sampah sendiri.
-
Tidak diperbolehkan parkir mobil maupun motor di depan Lapangan Cindua Mato.
-
Pengunjung dan peserta diminta mengenakan pakaian khas Minangkabau sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal.(*).