Pelepasan ini dilakukan di tengah masa-masa sulit pasca-bencana alam banjir bandang yang menimpa daerah tersebut dan adanya efisiensi anggaran daerah.
Bupati Tanahdatar, Eka Putra didampingi Wakil Bupati Ahmad Fadly, Sekretaris Daerah selaku Ketua LPTQ Tanahdatar Abdurrahman Hadi, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Tanahdatar, memimpin pelepasan di Aula Kantor TP PKK Kabupaten Tanahdatar, pada Jumat (12/12/2025).
Bupati Eka Putra menegaskan bahwa komitmen terhadap syiar agama Islam tidak akan surut meskipun menghadapi tantangan berat, termasuk pemotongan anggaran pasca-instruksi efisiensi dari pusat.
“Walau saat ini kita di masa sulit dan juga ditimpa bencana alam banjir bandang, namun untuk siarnya agama Islam dan lantunan Ayat-ayat suci Al-Qur’an terus menggema, kita tetap mendukung meskipun anggaran terkena pemotongan atau efisiensi,” ujar Bupati Eka Putra.
Bupati menjelaskan, APBD Tanahdatar Tahun 2025 yang semula sudah ditetapkan harus disesuaikan menyusul adanya instruksi efisiensi dan pemotongan anggaran dari pusat ke daerah.
Meskipun demikian, Tanahdatar tetap berhasil memberangkatkan kafilahnya.
Motivasi, Doa dan Bonus
Bupati Eka Putra meminta seluruh masyarakat Tanahdatar untuk memberikan doa agar seluruh kafilah mampu tampil maksimal dan berjuang untuk meraih kembali tropi juara umum ke Tanahdatar, yang dikenal sebagai Luhak Nan Tuo.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, pemda telah menyiapkan bonus bagi para pemenang. Bonus yang akan diberikan mencakup: Perorangan: Juara I Rp27 juta, Juara II Rp12 juta, dan Juara III Rp6 juta.
Beregu: Juara I Rp13,5 juta, Juara II Rp7,5 juta, dan Juara III Rp3,5 juta.
Bonus juga akan diberikan kepada juara harapan I, II, dan III, serta untuk peserta non-peringkat dan seluruh ofisial.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih dan official atas persiapan dan pelaksanaan Training Center (TC) sebelumnya.
Jumlah Kafilah dan Cabang Lomba
Kepala Bagian Kesra, Afrizon, merinci bahwa total kafilah yang diberangkatkan berjumlah 73 orang. Angka ini berkurang dari 75 orang setelah dua peserta mengundurkan diri dengan alasan yang tidak dapat ditinggalkan.
Kafilah Tanahdatar akan berkompetisi dalam 13 cabang lomba dan 32 golongan.
Afrizon menambahkan, 99 persen dari kafilah adalah putra dan putri asli Tanahdatar, dengan 1 kafilah berasal dari luar daerah untuk cabang baru yang belum memiliki bibit lokal.
Total rombongan ofisial Kafilah Tanahdatar mencapai 166 orang, termasuk pelatih, tenaga kesehatan, dan pengemudi.
Akomodasi dan transportasi difasilitasi dengan 1 bus dan 6 mini bus yang didukung oleh OPD terkait selama perlombaan berlangsung.(*)
Editor : Heri Sugiarto