Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

924 Petani Korban Bencana di Tanahdatar Terima BLT Rp900 Ribu, Total Bantuan Capai Rp1,3 Miliar

Safrizal Putra • Rabu, 3 Juni 2026 | 16:55 WIB
Pemkab Tanahdatar menyalurkan bantuan Rp1,3 miliar kepada petani, UMKM, pelaku perikanan, dan korban bencana hidrometeorologi.
Pemkab Tanahdatar menyalurkan bantuan Rp1,3 miliar kepada petani, UMKM, pelaku perikanan, dan korban bencana hidrometeorologi.

PADEK.JAWAPOS.COM – Sebanyak 924 kepala keluarga petani terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tanahdatar menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp900 ribu per keluarga. Bantuan tersebut merupakan bagian dari paket pemulihan ekonomi senilai Rp1.305.468.872 yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Tanahdatar, Rabu (3/6/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Tanahdatar Eka Putra didampingi Wakil Bupati Ahmad Fadly di Gazebo Indo Jolito, Batusangkar.

Bantuan tersebut ditujukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu. Selain petani, bantuan juga menyasar pelaku usaha perikanan, UMKM, serta keluarga korban bencana yang masih menjalani perawatan medis.

"Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membantu masyarakat bangkit kembali setelah bencana," kata Eka Putra saat menyerahkan bantuan secara simbolis.

Baca Juga: Operasi Patuh Singgalang 2026 di Padang Mulai 8 Juni, Ini 9 Pelanggaran Prioritas yang Ditindak

Lebih dari 1.200 Penerima Manfaat

Data Pemerintah Kabupaten Tanahdatar menunjukkan total penerima manfaat mencapai 1.270 orang dan kepala keluarga yang tersebar di sejumlah kecamatan terdampak.

Rinciannya, sebanyak 924 petani di Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan, dan X Koto menerima BLT masing-masing Rp900 ribu.

Kemudian 175 pelaku usaha perikanan, termasuk pembudidaya ikan, nelayan, dan Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar), menerima bantuan sosial untuk pemulihan usaha.

Selain itu, 148 pelaku UMKM di Kecamatan Batipuh Selatan, Batipuh, Pariangan, X Koto, dan Rambatan memperoleh bantuan modal usaha.

Baca Juga: Gelombang Tinggi Sumbar Capai 4 Meter, BMKG Minta Nelayan dan Pelayaran Waspada 4-7 Juni 2026

Bantuan Kesehatan untuk Korban Bencana

Pemerintah daerah juga mengalokasikan bantuan pendampingan bagi keluarga korban bencana yang masih menjalani pengobatan di rumah sakit.

Sebanyak 23 pasien menerima dukungan pembiayaan dengan total anggaran Rp183.168.872.

Menurut Eka Putra, seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi oleh perangkat daerah terkait untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak.

"Data penerima sudah diverifikasi oleh dinas teknis sehingga bantuan dapat tepat sasaran," ujarnya.

Baca Juga: Penertiban PKL Padang, Satpol PP Amankan Lapak dan Perlengkapan Dagang di Koto Tangah

Pemulihan Pascabencana Terus Berjalan

Eka Putra menyebut berbagai program pemulihan pascabencana terus berjalan, mulai dari pembangunan Hunian Tetap (Huntap), Hunian Sementara (Huntara), bantuan stimulan masyarakat, hingga pembangunan sabo dam sebagai upaya mitigasi.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan aktivitas vulkanik Gunung Marapi yang masih fluktuatif.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanahdatar Ten Feri menjelaskan penyaluran bantuan melibatkan sejumlah OPD, yakni Dinas Kesehatan, Dinas KUKMP, Dinas Pangan dan Perikanan, serta Dinas Pertanian.

Melalui bantuan tersebut, pemerintah daerah berharap aktivitas ekonomi masyarakat yang sempat terganggu akibat bencana dapat kembali pulih dan berjalan normal.(*)

Editor : Hendra Efison
#BLT petani #bantuan pengobatan #bantuan bencana #pemulihan ekonomi