Pertemuan tersebut dihadiri pimpinan Padang Ekspres Group dan jajaran. Di antaranya Direktur Utama Padang Ekspres Mhd Nazir Fahmi, Direktur Posmetro Padang Firdaus Abie, Direktur Rakyat Sumbar Sukri Umar, dan Direktur Padang Graindo Syukron Putra serta Direktur Padek.co/ Manager Iklan Padang Ekspres Heri Sugiarto.
Selain itu, hadir Pemimpin Redaksi Padang Ekspres Rommi Delfiano, Manajer HRGA dan Wakil Pemimpin Redaksi Padang Ekspres Suryani, serta Pemimpin Redaksi Posmetro Padang Reviandi.
Salah satu cara membangun silaturahmi itu adalah membuka diri untuk memberi bantuan kepada orang lain. Kepada siapa saja. Bos atau anak buah. Konglongmerat atau orang biasa. “Kalau bisa membantu, bantu saja,” ucapnya.
Dan jangan berharap bantuan itu langsung berbalas. Sebab akan jatuh pada situasi transaksional. Ini tidak baik dalam menjalin silaturahmi. Dia menegaskan, membangun silaturahmi yang baik itu penting. Karena bisa memudahkan langkah ke mana saja dan dengan mudah pula bisa berbuat banyak hal.
Terkait dengan dunia pers, Aqua Dwipayana bukanlah orang asing. Dia adalah mantan wartawan Jawa Pos (grup Padang Ekspres). Memerhatikan kondisi saat ini, khususnya setelah melalui pandemi Covid-19, ia paham kalau dunia pers dalam keadaan yang berat. Khususnya dari sisi ekonomi.
Namun dia meyakinkan, kondisi ini akan bisa dilewati dengan beberapa kata kunci. Salah satunya, kolaborasi. Kata ini menjadi penting, apalagi untuk grup Padang Ekspres yang memiliki lima perusahaan di bawahnya.
Ia mengingatkan untuk tidak bermain sendiri-sendiri. Apalagi saling cakar-cakaran. “Tak akan ada pemenang kalau terpecah. Tapi kalau maju bersama-sama, keberhasilan akan lebih mudah untuk diraih,” tuturnya.
Untuk membangun kolaborasi itu, butuh kekompakan. Soliditas. Dia pun berharap, untu itu masing-masing individu bisa saling menguatkan satu dengan yang lainnya. Apalagi dalam menyambut tahun politik saat ini. Katanya, potensi besar yang tidak boleh dilewatkan.
Sebab para politikus butuh media massa. Dalam hal ini, potensi besar itu bisa tergali dengan maksimal, bila terbangun silaturahmi dan kolaborasi yang baik. Selain itu Aqua juga mengingatkan, untuk lebih banyak bersyukur dalam menjalani hidup.
Sebab, dengan selalu mensyukuri hidup yang dijalani, mudah dalam membantu orang, dan selalu menjaga silaturahmi, rezki yang didapat bisa seperti mata air zamzam yang tidak kering-kering.
“Yang namanya rezeki, dia tidak selalu datang dalam bentuk uang,” ungkap konsultan komunikasi itu. Bisa saja dalam bentuk kemudahan-kemudahaan dalam melakukan sesuatu.
Berbicara di lingkungan jurnalis, urang awak ini juga berpesan untuk selalu menjaga kualitas. Sebab ini lah yang membuat seorang jurnalis dihormati. Lalu punya nama besar.
Nah, nama besar katanya, didapat dari karya. Jangan besar dengan nama perusahaan. “Sebab, kalau besar dengan nama perusahaan, saat pensiun nanti, tidak akan jadi siapa-siapa,” ucapnya. (cip/s) Editor : Novitri Selvia