Kebakaran Dini Hari Hanguskan Bangunan Semi Permanen dan Mobil L300 di Bukittinggi


PADEK.JAWAPOS.COM—Kebakaran melanda sebuah bangunan semi permanen terbuat dari kayu yang terletak di Jalan Bypass Gulai Bancah, tepat di samping RSUD Kota Bukittinggi, Senin dini hari (13/4/2026).
Peristiwa yang terjadi saat warga tengah terlelap tersebut juga menghanguskan satu unit mobil L300 yang berada di lokasi kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi, Joni Feri, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan musibah tersebut sekitar pukul 03.32 WIB.
Baca Juga: 13 Paket Sabu dan 38 Pil Ekstasi Disita
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, informasi awal bermula dari seorang warga yang mendatangi langsung Sektor DPKP Mandiangin Koto Selayan (MKS) untuk melaporkan adanya api yang membesar di kawasan samping RSUD.
Merespons laporan tersebut, petugas dari Regu Jaya Sektor MKS langsung bergerak cepat. Tercatat, response time petugas hanya memakan waktu dua menit, di mana armada berangkat pada pukul 03.34 WIB menuju lokasi di Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.
"Kami langsung mengerahkan 2 armada dan 7 personil dari DPKP Kota Bukittinggi untuk memadamkan api," ujar Joni Feri, Senin.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan serangkaian tindakan darurat mulai dari pemadaman, penyiraman, hingga pendinginan area untuk memastikan api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Material-material sisa kebakaran pun dievakuasi oleh petugas guna memudahkan proses pendataan.
Dampak dari kebakaran ini cukup besar mengingat material bangunan semi permanen terbuat dari kayu yang bersifat mudah terbakar. Selain bangunan darurat yang rata dengan tanah, satu unit kendaraan jenis L300 juga dilaporkan hangus total.
Hingga berita ini diturunkan, petugas telah menyelesaikan proses identifikasi di lapangan serta memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait pencegahan kebakaran.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa yang terjadi di kawasan Bypass tersebut, sementara total kerugian materil masih dalam proses pendataan lebih lanjut. (cc1)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




